METRO SUMBAR

Jadi yang Pertama di Sumbar, Pemkab Solsel Terapkan Manajemen Talenta ASN

1
×

Jadi yang Pertama di Sumbar, Pemkab Solsel Terapkan Manajemen Talenta ASN

Sebarkan artikel ini
PENERAPAN MANAJEMEN TALENTA— Bupati Solok Selatan H. Khairunas memantau langsung pelaksanaan kegiatan Manajamen Talenta di SMK N 1 Solok Selatan.

PADANG  ARO, METRO–Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mulai mene­rapkan manajemen talenta ASN dilingkungan pemerintah daerah. Penerapan manajemen ASN ini sekaligus menjadi yang pertama di Provinsi Suma­te­ra Barat yang menjadi wilayah kerja dari Kantor Regional XII BKN Pekanbaru.

Tahap awal ini seba­nyak 218 orang pejabat eselon mengikuti profiling ASN untuk masuk dalam talent pool ASN Kabupa­ten Solok Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan Bersama dan dipantau langsung oleh Kantor Regional XII BKN Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak empat sesi pada Selasa-Rabu (18-19/11).

Bupati Solok Selatan H. Khairunas memantau langsung pelaksanaan kegiatan ini di SMK N 1 Solok Selatan. Dalam kunjungan ini, Bupati menyampaikan ke­giatan ini dilaksanakan sebagai salah satu pertimbangan yang akan digu­nakan untuk pengisian jabatan eselon di lingkungan pemerintahan kabupaten.

Sebelumnya, Khairunas mengatakan manajemen talenta akan digu­nakan untuk memetakan potensi ASN. Harapannya, ke depannya pengisian jabatan pun akan sesuai dengan bidang keilmuannya. “Tentu keilmuannya yang kita minta, misalnya di bidang pekerjaan umum itu juga tidak bisa dengan infrastruktur saja tapi juga ada ketahanan, dia harus paham mengenai pengelolaan sumber daya manusia dan sosial. Ini yang kita minta ke depannya untuk talenta-talenta yang ada di Solok Selatan,” kata Kha­irunas.

Menurutnya, pe­me­ta­an ini dibutuhkan untuk mengetahui kebutuhan dalam pengisian jabatan dan memajukan daerah.

Sejalan, Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Purjiyanta mengatakan program ini pertama dilaksanakan oleh BKN regional yang dipimpinnya dengan pilot project adalah Kabupaten Solok Selatan dan Kota Batam.  “Program ini dilaksanakan oleh BKN untuk mendukung dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya untuk masyarakat,” kata Purjiyanta di kesempatan yang sama.

Dia menjelaskan, da­lam manajemen talenta ini ada dua hal yang disorot. Pertama adalah kinerja pegawai. Kedua, adalah bidang keilmuannya.

Sehingga dengan keilmuan dan kinerja yang baik, akan ditemukan ta­lenta-takenta hebat yang akan bisa mengembangkan dan membantu pimpinan dae­rah untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan sulit, termasuk inovasi baru.

Mengutip dari Sekretariat Kabinet, manajemen talenta merupakan proses rekrutmen, identifikasi, pengembangan, pemeliharaan, dan penempatan pegawai secara profesional sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi guna menjalankan strategi dan mengambil langkah strate­gis yang dibutuhkan ins­tansi.

Perencanaan kepega­waian melalui manajemen talenta dilakukan me­­lalui pengelolaan, pem­binaan, dan pengembangan bakat secara konsisten. Hal ter­sebut bertujuan untuk meng­hasilkan pegawai yang berpotensi dan la­yak untuk melanjutkan ke­pe­mimpinan be­rikutnya (regenerasi ke­pemimpinan) dalam rangka mendukung pencapa­ian visi, misi, dan strategi organisasi. (jef)