PAYAKUMBUH/50 KOTA

Siswa Lebih BersemangatBelajar dengan Smartboard

0
×

Siswa Lebih BersemangatBelajar dengan Smartboard

Sebarkan artikel ini
SEMANGAT BELAJAR—Siswa SD di Lima Puluh Kota terlihat bersemangat belajar dengan smartboard karena bisa mendengar suara lebih jelas dan terlihat.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Smartboard berukuran besar yang merupakan bantuan Pemerintah Pusat dalam mewujudkan revitalisasi dan digitalisasi, telah dimanfaatkan sekolah di Kabupaten Limapuluh Kota, bahkan Presiden Prabowo secara resmi telah meluncurkan Smartboard untuk proses belajar mengajar.

Di Kabupaten Limapuluh Kota, Smartboard berdampak positif pada Proses belajar mengajar, se­bab selain kaya dengan bahar ajar, Smartboard berukuran besar tersebut juga menampilkan video yang menjadi saya tarik peserta didik disetiap pro­ses belajar mengajar.

Hal tersebut diungkapkan Guru Kelas IV di UPTD SDN 01 Sarilamak, Meri Hargayanti. Menurutnya peserta didik (Murid) juga lebih bersemangat di­bandingkan sebelumnya adanya Smartboard.

“Iya, dengan menggunakan Smartboard/S­mart TV, guru lebih mudah menyampaikan materi sebab bisa disampaikan melalui visual, murid le­bih tertarik karena materi yang disampaikan bisa dilihat dan didengar. Dan yang terpenting, banyak bahan ajar yang bisa diakses guru,”ucapnya.

Ia juga mengatakan, proses belajar mengajar mengajar menggunakan Smartboard sesuai dengan kemajuan zaman dan teknologi.

“Proses belajar mengajar menggunakan Smartboard sesuai kemajuan zaman,  banyak aplikasi-a­plikasi yang bisa digunakan. Interaksi dengan anak lebih maksimal,” tutupnya.

Sementara Kepala U­P­­TD SDN 01 Sarilamak, Fitria juga sangat apresiasi dengan bantuan Smartboard dari Pemerintah melalui Program Presiden. Ia berharap kedepannya, jumlah bantuan bisa lebih ditingkatkan, sebab dengan jumlah rom­bongan belajar (Rombel) atau kelas yang mencapai belasan, dengan adanya satu Smartboard dinilai kurang.

“Kita sangat apresiasi dengan berbagai program Prioritas untuk ma­sya­rakat, khususnya peserta didik dari bapak Presiden Prabowo. Selain MBG dan CKG, kini ada Smartbo­ard,” ucap Fitria.

Smartboard yang di­berikan satu persekolah mampu menembus din­ding sekolah dalam proses belajar mengajar.

“ Di sekolah kita sudah beberapa bulan lalu menggunakan Smartboard atau S­mart TV, dampaknya sa­ngat luar biasa, sebab Smartboard tidak hanya sekadar papan tulis dan pembelajaran dalam kelas, namun mampu melompati atau menembus dinding kelas yang mampu menambah wawasan guru dan murid,”ucapnya.

Fitria juga mencontohkan, saat murid belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), murid tidak hanya belajar didalam kelas, namun juga berpetualang.

“Sebagai contoh, saat belajar IPA, anak-anak bisa berpetualang menggunakan Smartboard menggunakan jaringan internet. Harapan kita tentu kedepannya adanya penambahan Smartboard, sebab satu sekolah hanya diberi satu Smartboard, seda­ngkan jumlah  rombel kita mencapai belasan,” sebutnya. (uus)