SOLOK, METRO–Sosialisasi dan Verifikasi Validasi (Verval) Petugas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Tahun 2025, dinilai penting.
Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kapasitas dan pemahaman para petugas lapangan dalam proses pendataan sosial ekonomi masyarakat. Wakil Bupati Sopok, Candra mengatakan data DTSEN ini menjadi dasar penting dalam penyaluran bantuan sosial serta perumusan kebijakan perlindungan sosial nasional.
Dia menegaskan pentingnya peran data dalam menyusun kebijakan dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. “Dalam problem solving, untuk menyelesaikan suatu masalah, data ini sangat penting. Tahu data, itu artinya 50 persen masalah sudah selesai. Tapi kalau tidak tahu data, maka masalah itu takkan pernah selesai,” tegas Candra.
Ia menjelaskan bahwa data merupakan alat ukur utama untuk merancang road map atau peta jalan dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di daerah. Karena itu, para petugas dan operator DTSEN diminta untuk bekerja secara jujur, teliti, dan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, Erwin, dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat selaku penggagas kegiatan menjelaskan bahwa agenda sosialisasi dan verval DTSEN ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat.
“Agenda ini memang rutin kita lakukan di Provinsi Sumatera Barat. Namun karena keterbatasan anggaran, kita tidak bisa mengundang seluruh Wali Nagari dan operator DTSEN. Jumlah peserta hari ini disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan yang ada,” jelas Erwin.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh petugas dan operator DTSEN dapat meningkatkan profesionalisme dan tanggung jawab dalam mengelola data sosial ekonomi masyarakat. (vko)






