BERITA UTAMA

Festival Industri Kecil dan Menengah di Surian sebagai Ajang Promosi, Bupati Jon Firman Pandu Ajak Masyarakat Bangga Gunakan Produk Lokal

0
×

Festival Industri Kecil dan Menengah di Surian sebagai Ajang Promosi, Bupati Jon Firman Pandu Ajak Masyarakat Bangga Gunakan Produk Lokal

Sebarkan artikel ini
TERKESAN— Bupati Solok Jon Firman Pandu terkesan dengan produk UMKM yang diproduksi oleh pelaku usaha lokal.

SOLOK, METRO–Bupati Solok, Jon Firman Pandu menilai sudah cukup banyak hasil Usaha Mikro Kecil dan Me­nengah (UMKM) yang ada di daerah Kabupaten Solok yang bermutu dan bernilai jual baik.  Bahkan potensi alam yang ada di daerah Kabupaten Solok, sangat mendukung tumbuhnya usaha-usaha produktif yang bernilai ekonomis.

Jon Firman Pandu melihat, perhatian pemerin­tah cukup tinggi diberikan  kepada para pelaku UMKM. Hal ini tidak lain sebagai wujud upaya pe­me­rintah dalam menyang­ga ekonomi rakyat kecil.

Apalagi, UMKM mampu memberikan dampak secara langsung terhadap kehidupan masyarakat di sektor bawah. Bahkan lanjutnya peran UMKM sebagai sarana mengentaskan masyarakat kecil dari jurang kemiskinan sangat penting. Selain itu UMKM juga mampu meratakan tingkat perekonomian m­a­sya­rakat.

Ke depan, Jon Firman Pandu berharap UMKM yang digeluti oleh ma­sya­rakat Kabupaten Solok seharusnya terus bergerak guna memajukan eko­nomi masyarakat dan daerah. Memang dalam pe­mikiran­nya, ada tantangan dimana ada kecendrungan masya­rakat justru lebih suka memakai produk luar negeri.

“Bangga dengan pro­duk lokal harus selalu kita galakkan dengan memulainya dari diri sendiri. Kita tidak bisa dengan berjalan saja, kita harus berlari guna memajukan pelaku usaha dan UMKM di daerah Kabupaten Solok. Mari kita bersama-sama berkreasi, berinovasi dan berkolaborasi,” ujar Jon Firman Pandu.

Menurut Jon Firman Pandu, mendorong ma­sya­rakat agar lebih mau untuk menggunakan produk da­lam negeri dari pada pro­duk impor, memang bukan hal yang mudah. Di sinilah perlunya kemampuan pelaku usaha untuk mampu bersaing.

“Tentunya, selain kualitas pelaku usaha juga ha­rus memahami manajeman usaha dan mengikuti selera pasar agar produk yang dihasilkan dapat bersaiang di pasaran. Melalui kegiatan pameran UMKM yang dilakukan menjadi salah satu program untuk membantu UMKM dalam memberi wadah presentasi promosi produk, presentasi peluang bisnis hingga kesempatan untuk mendapatkan investasi dan pembiayaan dari berbagai pihak,” tuturnya.

Jon Firman Pandu menegaskan, Pemerintah Kabupaten Solok sangat mengapresiasi kegiatan yang dapat memberi nilai tambah bagi para pelaku ekonomi dalam memgembangkan usahanya. Apabila UMKM dapat tumbuh, tangguh, dan mampu berdaya saing, maka struktur ekonomi masyarakat akan semakin terbantu dan ma­ju.

“Saya mendorong agar UMKM tidak hanya memasarkan produknya secara offline. Namun juga me­lakukan pemasaran de­ngan penyesuaian kemajuan teknologi digital. Selain meningkatkan mutu dalam persaingan, strategi dalam pemasaran juga perlu dikuasai. Perkem­bangan teknologi ikut mem­pengaruhi dalam upaya pemasaran produk sehingga pemanfaatan per­kembangan teknologi ha­rus dicermati oleh pelaku usaha,” tambahnya.

Saat membuka pameran UMKM di Nagari Surian, Kabupaten Solok ke-7 tahun, Jon Firman Pandu menekankan kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk ta­hun-tahun berikutnya. Dan tidak saja dalam kapasitas nagari, di cakupan yang lebih luas juga sangat di­perlukan.

“Terima kasih, selamat dan suskes atas terlaksananya pameran UMKM Nagari Surian sekaligus menjadi aja silaturahmi antara pelaku usaha dan berbagi pengalaman,” harapnya.

Setidaknya, ada 14 UMKM yang mengikuti ke­giatan ini. Dan bagi Pemerintah Kabupaten Solok ditegaskan Jon Firman Pandu ke depan ini tentu akan menjadi perhatian.

“Memang event ini merupakan bazar produk pangan dan hasil rumah tangga. Akan tetapi kegiatan ini menjadi ajang promosi UMKM di Nagari Surian dengan tema Festival Industri Kecil dan Menengah,” ujar dia,

Kehadiran Bupati Solok, Jon Firman Pandu secara langsung dalam kegiatan itu, bagi masyarakat dan pelaku usaha merupakan bentuk dukungan dan kepedulian pemerintah daerah terhadap usaha ekonomi masyarakatnya.

Begitu besar harapan masyarakat dan pelaku usaha untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah agar usaha yang telah mereka geluti terus ber­kembang. (***)