METRO PADANG

Tuan Rumah Raimuna Daerah VII Sumbar, Wali Kota Fadly Amran Terima Lencana Dharmabakti

0
×

Tuan Rumah Raimuna Daerah VII Sumbar, Wali Kota Fadly Amran Terima Lencana Dharmabakti

Sebarkan artikel ini
TERIMA LENCANA— Wako Padang Fadly Amran menerima Tanda Penghargaan Orang Dewasa Gerakan Pramuka, yaitu Lencana Dharmabakti, saat Upacara Peringatan Hari Pramuka Nasional yang dirangkai dengan Raimuna VII Gerakan Pramuka Sumbar, di Lapangan Upacara Balai Kota Aia Pacah, Selasa (18/11).

PADANG, METRO–Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri Upacara Peringatan Hari Pramuka Nasional yang di­rangkai dengan pelaksanaan Rai­muna Daerah (Raimuna) VII Gera­kan Pramuka Sumatera Barat, di Lapangan Upacara Balai Kota Aia Pacah, Selasa (18/11).

Dalam kesempatan itu, Fadly Amran menerima Tanda Peng­hargaan Orang Dewasa Gerakan Pra­muka, yaitu Lencana Dhar­mabakti. Penghargaan diberikan atas komitmen dan kepedulian dalam membina generasi muda melalui gerakan kepra­mu­kaan.

Usai upacara, Fadly Amran menyampaikan ra­sa syu­kur karena Raimuna tahun ini dapat digelar di Kota Padang. Ia menilai kepercayaan tersebut me­rupakan bentuk apresiasi terhadap perkembangan kepramukaan di kota tersebut.

“Kita bersyukur Raimuna tahun ini diadakan di Kota Padang. Terima kasih kepada Kwarda, Kakak Audy, dan tentu Kakak Wa­kil Kwarnas yang hadir, ser­ta seluruh kakak-kakak dari seluruh Sumatera Barat yang akan melaksanakan kegiatan dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Fadly menegaskan bah­­­wa pelaksanaan Rai­mu­na merupakan wujud komitmen bersama untuk terus menggerakkan dan memperkuat Gerakan Pramuka di Sumatera Barat.

“Ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam membina generasi muda, khu­susnya di Kota Pa­dang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat Audy Joinaldy, menyampaikan bahwa Raimuna menjadi wadah pembinaan penting bagi peserta untuk me­ngem­bangkan kreativitas, kepemimpinan, dan kemandirian. Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pemuda yang adaptif dan berkarakter.

Baca Juga  Di Tengah Perjuangan Pemerintah Melawan Pandemi, Pemilik Kafe masih Nekat Gelar Party,  Abaikan Prokes di Kota Padang

Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Kerja Sama Dalam dan Luar Negeri Totok Siswanto, juga memberi apresiasi atas penyelenggaraan Rai­muna di Kota Padang. Ia menilai Raimuna merupakan ruang strategis untuk memperkuat persauda­raan serta memperluas wawasan peserta lintas daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Padang, jajaran Kwarda 03, para pembina, dan peserta Raimuna dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Jamuan Makan Malam Peserta

Sebelumnya, pada Senin (18/11) malam, Pemko Padang menyambut hangat ribuan peserta Raimuna Daerah (Raida) VII Sumatera Barat melalui jamuan makan malam di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian perkemahan akbar yang akan berlangsung hingga 22 November 2025 di Bumi Perkemahan Batu Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Wako Fadly Amran, yang memimpin penyambutan tersebut, menekankan pentingnya revitalisasi peran Pramuka di tengah gempuran teknologi. Me­nu­rutnya, di era digital saat ini, Gerakan Pramuka tetap menjadi ruang krusial untuk membentuk karakter, tanggung jawab, serta kepekaan sosial yang mulai terkikis.

Baca Juga  Dalam Keterbukaan Publik, PID Kota Pariaman Masuk 10 Besar Sumatera Barat

“Kami ingin anak-anak tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga pe­duli terhadap lingkungannya. Karena itu, Pramuka harus bersinergi dengan sistem pendidikan di Kota Padang. Gerakan ini juga sejalan dengan semangat tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat dan Program Unggulan (Progul) Smart Surau,” ujar Fadly Amran didampingi Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.

Fadly berharap, Raida VII tidak hanya menjadi ajang pertemuan, melainkan wadah penempaan men­tal generasi muda agar siap menghadapi tantangan global tanpa melupakan akar budaya lokal.

Senada dengan Wali Kota, Wakil Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Mayjen TNI (Purn) Toto Siswanto, me­nye­but Raida sebagai momentum emas bagi Pramuka Penegak dan Pandega (usia 16–25 tahun). Ia meminta para peserta memanfaatkan ajang lima tahunan ini untuk mengasah kepemimpinan dan memperluas jejaring.

“Pramuka adalah wa­dah pembinaan generasi muda yang sangat strategis. Kami berharap kegiatan ini membentuk karakter tangguh, disiplin, serta siap menjadi pemimpin masa depan,” tegas Toto. (brm)