METRO SUMBAR

Serius dalam upaya Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana, Pemko Gelar Diskusi Publik Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana

0
×

Serius dalam upaya Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana, Pemko Gelar Diskusi Publik Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana

Sebarkan artikel ini
wakil walikota saat bahas pelayanan publik
DISKUSI PUBLIK— Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, saat menghadiri Diskusi Publik Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kota Pariaman.

Pemerintah Kota Pariaman serius dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Hal ini ditunjukkan dengan digelarnya Diskusi Publik Penyu­sunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kota Pariaman yang dibuka oleh Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, kemarin. Wawako Pariaman, Mulyadi mengatakan bahwa diskusi ini bertujuan untuk menghimpun masukan dan menyamakan persepsi dari berbagai pemangku kepentingan mengenai draft dokumen KRB.

“Kota Pariaman merupakan salah satu daerah rawan bencana, bahkan dalam peta kebencanaan yang diadakan secara nasional, terkhusus Suma­tera Barat, kita termasuk lima daerah yang paling berpotensi berisiko besar untuk bencana. Satu sisi kita tidak ingin bencana ini ada, tapi kita juga tidak bisa menolak kehadiran bencana tersebut. Untuk itu, kita perlu melakukan langkah-langkah antisipasi yang fundamental da­lam upaya bagaimana penanggulangan bencana ini terarah, terencana, dan terstruktur. Salah sa­tu­nya seperti yang kita lakukan hari ini adalah penyusunan dokumen Ka­jian Risiko Bencana (KRB), “ ungkapnya.

Baca Juga  Siswa SDN 06 Pungguang Ladiang Terima 40 Paket Perlengkapan Sekolah

Diskusi yang diikuti oleh Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretriat Daerah Kota Pariaman, Elfis Candra, OPD dilingkungan Pemko dan secara online oleh Balitbang Provinsi Sumate­ra Barat, menghadirkan narasumber  Direktur PT DRR Indonesia, Revanche Jefrizal.

“Dokumen KRB ini ak­an menjadi pijakan ilmiah atau panduan utama kita dalam merumuskan kebijakan serta perencanaan penanggulangan bencana untuk masa yang akan datang.  Dokumen ini sa­ngat penting karena akan menjadi rujukan bagi kita untuk rencana penanganan bencana jangka panjang di Kota Pariaman. Setelah ini, akan lahir sebuah dokumen tentang Rencana Penanggulangan Bencana (RPB yang berakhir pada rencana penanggulangan bencana, “ tambahnya.

Baca Juga  Ratusan Anak TK Padang Panjang, Adu Kreativitas di Lomba Mewarnai Kemerdekaan

Dokumen KRB yang disusun ini memuat analisis mendalam mengenai, peta ancaman bencana misalnya, sebaran risiko tsunami, gempa, dan abrasi, tingkat kerentanan seperti sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan serta ka­pa­si­tas dan sumber daya daerah dalam menghadapi bencana. “Kami berharap kepada peserta untuk sungguh-sungguh me­ngikuti kegiatan ini, baik yang secara online maupun secara offline. Sehingga kita berharap dokumen KRB ini dapat kita selesaikan dan menjadi panduan bagi kita dalam menyiapkan road map mitigasi bencana Kota Pariaman 2026 dan selanjutnya. Sehingga program kita ini juga selaras dengan program nanti yang disiapkan oleh BMKG Provinsi Su­matera Barat. Sehingga penanganan bencana yang kita lakukan secara komprehensif dan terstruktur ini akan memberi jaminan keselamatan kepada masyarakat Kota Pariaman, “ harapnya. (efa)