AGAM, METRO–Polres Agam memetakan tiga titik rawan kecelakaan sebagai fokus utama Operasi Zebra Singgalang 2025. Langkah ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Agam.
“Tiga lokasi tersebut merupakan daerah rawan kecelakaan dan akan menjadi titik fokus penempatan personel,” ujar Kapolres Agam, AKBP Muari, didampingi Kabag Ops Kompol B. Mendrofa di Lubuk Basung, Senin (17/11).
Ia menjelaskan, titik rawan kecelakaan tersebut berada di ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Pasaman Barat, mulai dari Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara hingga Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Dua lokasi lainnya berada di sepanjang kawasan Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, serta jalur berkelok di kawasan Kelok 44, yang dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Personel akan dikerahkan untuk melakukan upaya preventif maupun penegakan hukum di tiga lokasi tersebut,” tegasnya.
Dalam Operasi Zebra Singgalang 2025, Polres Agam menurunkan 42 personel, dengan pelaksanaan selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025. Operasi ini bertujuan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, mengurangi pelanggaran, serta meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
Selain penindakan, langkah edukatif juga akan dilakukan secara intensif. “Kami akan melaksanakan patroli, edukasi, dan kegiatan lainnya agar angka kecelakaan dan pelanggaran dapat ditekan,” ujar Kapolres. (pry)






