METRO PADANG

Pesantren Ramadhan Berlangsung 19 Hari

0
×

Pesantren Ramadhan Berlangsung 19 Hari

Sebarkan artikel ini

AZIZ CHAN, METRO  -Proses Belajar Mengajar (PBM) tingkat SD dan SMP di Kota Padang berakhir Kamis (2/5). Selama 19 hari, siswa akan dialihkan belajar di masjid/mushalla di tempat domisili masing-masing untuk mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan.
Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Padang, Ramson mengatakan, pada Ramadhan nanti, siswa tidak libur belajar. Namun dipindahkan prosesnya dari sekolah ke masjid/mushalla.
”Yang biasa mereka belajar di kelas, namun selama 19 hari dipindahkan ke masjid/mushalla untuk mengikuti Pesantren Ramadhan,” ujar Ramson, Minggu (28/4).
Ramson menambahkan, siswa yang wajib ikut Pesantren Ramadhan ialah siswa SD kelas IV – VI serta kelas VII – XI SMP. ”Pesantren Ramadhan wajib diikuti peserta didik, jika tidak mengikuti maka akan berpengaruh pada nilai Agama,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa majelis guru juga ditugaskan pada kegiatan Pesantren Ramadhan tersebut dan absensinya akan diminta kepada guru yang bersangkutan. “Jika ditemukan ada majelis guru tak terlibat pada Pesantren Ramadhan, konsekuensinya diserahkan pada Kepala Dinas Pendidikan dan pimpinan daerah nanti,” paparnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Barlius mengatakan bahwa akan memonitoring guru saat pelaksanaan Pesantren Ramadhan. Apabila terdapat majelis guru yang tak berpartisipasi, maka sertifikasinya akan ditinjau nantinya.
”Kita akan turun ke lapangan nanti melihat secara langsung,” ucap mantan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Padang ini.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, Jumadi mengimbau kepada peserta didik yang ikut dalam Pesantren Ramadhan, untuk bisa mengikuti dengan sebaik-baiknya. Lalu, kepada Dinas Pendidikan Kota Padang diminta mengawasi guru yang ditugaskan. ”Jika tak berpartisipasi, maka beri sanksi,” sebut kader Golkar ini. (ade)