METRO PADANG

Pemilihan Suara Ulang Minim Pemilih, Suara Peserta Pemilu Terancam Berkurang

0
×

Pemilihan Suara Ulang Minim Pemilih, Suara Peserta Pemilu Terancam Berkurang

Sebarkan artikel ini

NANGGALO, METRO – Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit meninjau Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sejumlah TPS di Kota Padang, Sabtu (27/4). Nasrul berkunjung ke TPS 01 Kelurahan Banda Buek, Kecamatan Lubuk Kilangan dan TPS 29 Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo.
Usai peninjauan, Nasrul mendapat laporan jumlah partisipasi pemilih pada PSU ini menurun.
“Partisipasi pemilih berkurang. Ada TPS yang kehadiran DPT-nya hanya 50 persen, ada yang 60 persen,” kata Nasrul.
Nasrul menyebutkan, ada banyak faktor penyebab menurunnya jumlah pemilih saat PSU ini. Alasan pertama menurut dia, mungkin faktor cuaca ekstrem, yakni angin kencang dan hujan deras di Kota Padang. Kemudian karena hari libur ada banyak warga yang keluar kota.
Nasrul belum mendapati informasi detail partisipasi pemilih di 46 TPS yang melakukan PSU hari ini. Tapi beberapa laporan yang ia terima, jumlah DPT yang menunaikan hak pilihnya tidak seramai Pemilu serentak 17 April lalu.
Nasrul mengklaim, dengan penurunan jumlah DPT yang memilih ini akan merugikan para kontestan yakni calon presiden dan calon wakil presiden, serta para calon legislatif. Dia menerka, sebelum PSU mereka (kontestan) ada yang sudah punya suara. Tapi karena PSU, suaranya berkurang.
Hal serupa juga disampaikan Komisioner KPU Padang Mahyudin. Dia menyebut, partisipasi masyarakat menurun dalam PSU 27 April. Dia mengatakan, partisipasi pemilih yang awalnya meningkat pada pencoblosan pertama. Namun, kecenderungannya menurun pada PSU.
Ketua KPU Padang Muhammad Sawati mengatakan, pihaknya sudah mengimbau masyarakat agar turut berpartisipasi dalam PSU ini. Sebab soal kesadaran masyarakat dan kebetulan cuaca tidak bagus, membuat partisipasinya menurun.
”Rata-rata untuk TPS yang saya kunjungi tadi untuk PSU yang Pilpres saja warga cukup antusias,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Eftrimen mengatakan banyak faktor yang menyebabkan partisipasi PSU ini menurun, diantaranya hujan.
“Mungkin faktor cuaca ekstrem, soalnya angin kencang dan hujan deras di Kota Padang. Kemudian karena hari libur ada banyak warga yang keluar kota,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dengan penurunan jumlah DPT yang memilih itu akan merugikan masyarakat sendiri.
”Ya harusnya masyarakat mengusahakan memberikan hak suaranya. Sebab ini kan tergantung kesejahteraan kita semuanya untuk lima tahun yang akan datang,” kata Surya.
Di Kota Padang terdapat 46 TPS yang harus melakukan pemungutan suara ulang. Sebagian besar karena memberikan kesempatan pemilih tanpa surat pindah memilih melakukan pencoblosan. (mil)

Baca Juga  Antusias Masyarakat Sangat Tinggi, Mulai 19 Januari, Rute CFD Diperpanjang Hingga Simpang Kandang