AGAM/BUKITTINGGI

32 Masjid jadi Motor Kreativitas Pemuda Lewat Program NCHBM

0
×

32 Masjid jadi Motor Kreativitas Pemuda Lewat Program NCHBM

Sebarkan artikel ini
LAUNCHING— Bupati Agam Benni Warlis didampingi wakilnya, Muhammad Iqbal meresmikan program Nagari Creative Hub Berbasis Masjid (NCHBM) di Masjid Nurul Huda Tanjung Alam, Ampek Angkek, Minggu (16/11).

AGAM, METRO–Bupati Agam Benni Warlis bersama Wakil Bupati Muhammad Iqbal me­res­mikan Program Nagari Creative Hub Berbasis Masjid (NCHBM) di Masjid Nurul Huda Tanjung Alam, Ampek Angkek, Minggu (16/11).

Program ini menjadi salah satu inovasi unggulan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Agam Madani.

Dalam sambutannya, Benni Warlis menegaskan bahwa NCHBM dirancang untuk memperluas fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat ke­giatan sosial, budaya, serta pengembangan eko­nomi masyarakat.

“Masjid selama ini mungkin hanya dipandang sebagai pusat dakwah. Namun dalam sejarah Islam, masjid adalah pusat segala aktivitas positif. Kita ingin memperkuat kembali peran itu demi menciptakan generasi yang berlandaskan ABS-SBK,” ujar Benni.

Ia menambahkan, pemerintah ingin menghadirkan aktivitas kreatif yang berkelanjutan di masjid, khususnya untuk mendo­rong potensi generasi muda. Hal ini sejalan de­ngan semangat program Baliak Ka Surau yang kembali digalakkan di Kabupaten Agam.

“Kami ingin masjid ti­dak hanya ramai pada wak­tu ibadah, tetapi menjadi tempat anak-anak mu­da mengembangkan diri dan kreativitas,” tambahnya.

Menyesuaikan per­kem­bangan zaman yang serba digital, pemerintah juga akan memperkuat fasilitas masjid dengan jari­ngan internet yang memadai sehingga aktivitas kreatif bisa berjalan lebih adaptif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Ma­sya­rakat Nagari (DPMN) Agam, Handria Asmi, me­nyampaikan bahwa seba­nyak 32 masjid di Kabupa­ten Agam terlibat dalam tahap awal pelaksanaan program ini.

Menurutnya, pemerintah ingin membangun ekosistem digital dan kreativitas hingga ke tingkat nagari, dengan menjadikan masjid sebagai pusat pe­ngembangan potensi ma­syarakat, terutama ge­nerasi muda.

Untuk memastikan program berjalan efektif, Pem­kab Agam menyiapkan sistem monitoring berkala. Setiap nagari juga akan mendapat pendampingan dari tim koordinator yang bertugas memantau kegiatan, fasilitas, dan per­kem­bangan peserta.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Agam turut meresmikan program lain yang diberi nama Sholat Champions, sebagai bentuk penguatan karakter dan spiritual generasi muda. (pry)