PESSEL, METRO–Seorang pemuda yang terlibat kasus pencurian sepeda motor dihajar massa hingga babak belur saat membeli pertalite di sebuah warung minyak eceran di Kampung Ujung Batu, Nagari Taluak, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis malam (13/11).
Beruntung, Polisi yang mendapat laporan adanya penangkapan maling motor bernama Adam Meri (26), langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku dari amukan massa. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Nagari Taluak, Isarzen, sekitar pukul 19.40 WIB. Sementara itu, rekan Adam yang diduga menjadi otak pencurian, Heru alias Doni, berhasil melarikan diri ke arah semak belukar saat dikejar warga.
Kapolsek Batang Kapas, Iptu Rovendra Borti, mengapresiasi tindakan cepat warga yang menyerahkan pelaku yang terlibat tindak pidana kepada pihak Kepolisian dan tidak main hakim sendiri yang bisa merenggut nyawa pelaku itu sendiri.
“Kami berterima kasih kepada Wali Nagari dan warga yang telah menyerahkan terduga pelaku dengan tetap menjaga situasi kondusif. Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi main hakim sendiri dan percayakan proses hukumnya kepada kami,” kata Iptu Rovendra, Jumat (14/11).
Dijelaskan Iptu Rovendra, pihaknya kini fokus mengejar pelaku utama yang melarikan diri. Pelaku utama yang diduga merencanakan pencurian berhasil kabur. Pihaknya akan terus melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Pelaku Adam mengalami luka memar di bagian kepala dan goresan pada tangan akibat sempat diamuk warga sebelum diamankan. Adam mengakui bahwa ia bersama Heru alias Doni mencuri sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam BA 5322 GN milik Abdul Aziz (68), warga Kampung Tanjung Kandis. Pencurian itu terjadi pada Minggu (7/9) sekitar pukul 15.00 WIB,” tutur Iptu Rovendra.
Iptu Rovendra menegaskan, dua saksi yang melihat Adam membawa motor tersebut pada hari kejadian adalah Mubes Triandi (40), warga Kampung Limpaso, dan Andito Saputra (28), warga Kampung Sungai Pampan. Namun, hingga Kamis malam, korban Abdul Aziz diketahui belum membuat laporan resmi terkait kehilangan sepeda motornya.
“Terkait kasus ini, kami telah melakukan langkah-langkah penanganan awal, mulai dari mendatangi lokasi, mengamankan pelaku, mengumpulkan keterangan saksi, mencari barang bukti. Situasi di wilayah hukum Polsek Batang Kapas tetap aman dan terkendali,” tutupnya. (*)






