BERITA UTAMA

Mati Mesin saat Menanjak, Bus Family Raya Terperosok ke Jurang, Satu Balita Tewas, Lima Penumpang Luka-luka

0
×

Mati Mesin saat Menanjak, Bus Family Raya Terperosok ke Jurang, Satu Balita Tewas, Lima Penumpang Luka-luka

Sebarkan artikel ini
MASUK JURANG— Kondisi Bus Family Raya yang masuk jurang di Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO–Bus Family Raya menga­lami kecelakaan tunggal ter­jun ke dalam jurang di Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, pada Kamis (13/11) sekitar pukul 02.30 WIB.

Tragisnya, insiden kece­la­kaan ini menimbulkan korban jiwa. Pasalnya, satu orang penumpang yang masih balita dilaporkan mening­gal dunia. Sedangkan lima penumpang lain, termasuk sopir, mengalami luka-luka hingga dilarikan ke puskes­mas terdekat untuk men­dapatkan perawatan.

Kanit Gakkum Polres Sijunjung, Ipda Perry Riswandi, menyampaikan bahwa korban atas nama Aninda Shaqueena Humaira yang masih berstatus bayi bawah lima tahun (balita) mengembuskan napas terakhir setelah mendapatkan perawatan di RSUD Sijunjung.

“Sementara lima penumpang lain, termasuk sopir, sempat dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis. Kelima penumpag dan so­pir itu mengalami luka-luka akibat kecelakaan tung­gal tersebut,” kata Ipda Perry, Jumat (14/11).

Dijelaskan Ipda Perry, bus yang mengalami ke­celakaan dikemudikan Yusran (51) tersebut membawa total 21 penumpang. Kendaraan datang dari arah Kiliran Jao menuju Solok dengan kecepatan sedang.

“”Setiba di lokasi,bus mendadak mogok dan mati total. Sedangkan kondisi jalan di sana menanjak. Kondisi itu membuat kendaraan mundur tak terkendali hingga masuk ke jurang di sisi kiri jalan,” jelas Ipda Perry.

Ipda Perry menuturkan, bus kemudian terguling dengan posisi roda menghadap ke atas. Seluruh penumpang yang selamat telah dipindahkan ke kendaraan lain.

“Kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dan masih menunggu pro­ses evakuasi. Kami telah mengamankan sopir untuk menjalani pemeriksaan. Terhadap bus dilakukan evakuasi dengan cara menariknya dari dasar jurang,” tutupnya. (*)