METRO BISNIS

Gagas Kegiatan Pembelajaran Menulis bagi Siswa SMA, Ketua DPRD Sumbar Dorong Penguatan Budaya Literasi di Kalangan Pelajar

0
×

Gagas Kegiatan Pembelajaran Menulis bagi Siswa SMA, Ketua DPRD Sumbar Dorong Penguatan Budaya Literasi di Kalangan Pelajar

Sebarkan artikel ini
BELAJAR MENULIS—Ketua DPRD Sumbar, Muhidi bersama para siswa usai membuka kegiatan pembelajaran menulis bagi siswa SMA se-Kota Padang, Selasa (11/11).

PADANG, METRO–Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi menegaskan komitmennya untuk memper­kuat budaya literasi di kalangan generasi muda. Sebagai langkah nyata, ia menggagas kegiatan pembelajaran menulis bagi siswa SMA se-Kota Padang yang digelar pada Selasa (11/11).

Dalam kegiatan tersebut, Muhidi menyampaikan bahwa literasi merupakan pondasi utama dalam membangun kehidupan dan meraih kesuksesan. Menurutnya, kemampuan membaca dan menulis a­dalah dasar bagi seseorang untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan menyiapkan diri meng­hadapi tantangan hidup yang semakin kompleks di masa depan.

“Dengan dasar literasi yang kuat, kita tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh untuk menopang kesuksesan,” kata Muhidi.

Muhidi menjelaskan, ilmu pengetahuan bera­wal dari membaca dan akan semakin bermakna jika diiringi dengan kebiasaan menulis. Karena itu, Muhidi mendorong para siswa untuk membangun budaya membaca dan menulis sejak dini sebagai bagian dari pembentukan jati diri dan karakter.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan sebagai landasan moral dalam menuntut ilmu.

“Orang yang berilmu pasti memiliki nilai literasi. Maka peliharalah ilmu dan keimanan agar pengeta­huan terus bertambah serta membawa kemudahan dalam hidup,” pesannya.

Salah satu peserta dari SMA Negeri 2 Padang, Tude, mengaku antusias mengikuti kegiatan literasi tersebut. Ia menilai workshop ini memberinya pe­ngalaman baru dalam memahami teknik menulis secara praktis.

“Sebelumnya saya hanya tahu teori menulis dari media sosial atau internet, tapi di sini saya bisa langsung mempraktikkan bagaimana menulis berita dan cerpen dengan baik,” ujarnya.

Tude juga merasa beruntung bisa belajar langsung dari praktisi media. “Kami diajarkan oleh redaktur media, jadi tahu bagaimana membuat tulisan yang menarik dan sesuai kaidah jurnalistik. Saya jadi semakin termotivasi ikut lomba kepenulisan ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Clarissa, peserta lain yang juga Duta Perpustakaan SMA Negeri 2 Padang, menilai kegiatan ini menjadi wadah penting bagi pelajar untuk mengembangkan bakat dan memperkuat cita-cita.

“Literasi bukan hanya soal membaca, tapi juga bagaimana kita mengimplementasikan pengeta­huan itu dalam kehidupan dan menjadikannya bekal karier di masa depan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi pemateri yang mengaitkan pentingnya membaca de­ngan nilai-nilai spiritual da­lam Alquran.

“Bapak pemateri tadi menyampaikan bahwa membaca adalah perintah pertama dalam Al-Qur’an. Itu mengingatkan kami bahwa literasi adalah da­sar dari segala ilmu,” ungkapnya.

Clarissa berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar semakin banyak pelajar termotivasi untuk menulis dan berprestasi.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti di sini saja. Dari workshop seperti ini, saya yakin akan lahir ge­nerasi muda yang gemar menulis, mencipta karya, dan sukses lewat kekuatan literasi,” tutupnya. (rgr)