METRO PESISIR

Terbaik Penurunan Stunting Nasional 2024, Pariaman Dikunjungi World Bank dan TPPPS Pusat dan Provinsi

0
×

Terbaik Penurunan Stunting Nasional 2024, Pariaman Dikunjungi World Bank dan TPPPS Pusat dan Provinsi

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Tim World Bank dan Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Pusat (TPPPS) Pusat dan Provinsi foto bersama.

PARIAMAN, METRO–Terbaik penurunan stun­ting di tingkat Nasio­nal, kemarin, Kota Pariaman  dikunjungi oleh World Bank dan Tim Pencegahan dan Percepatan Penuru­nan Stunting Pusat (TPPPS) Pusat dan Provinsi. Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Padang, dan hari ini, Pagi nya melakukan kunjungan lapangan ke Desa Cuba­dak Mentawai, Kecamatan Pariaman Timur (Kantor Desa, PAUD HI dan Posyandu) dan dilanjutkan siang dengan Diskusi TPPPS Pusat Bersama dengan OPD Kota Pariaman.

“Hari ini kita dikunjungi oleh World Bank dan TPPPS Pusat untuk melakukan Mid Term Review (MTR) untuk melihat pelaksanaan program dan mengevaluasi kemajuan INEY (Investing in Nutrition and Early Ye­ars) Phase 2 di Kota Pariaman, sebagai salah satu dari 2 (dua) Kota/Kabupa­ten Percontohan di indonesia selain Kabupaten Go­rontalo Selatan,” kata Plt Kepala Badan Perenca­naan Pembangunan Dae­rah (Bappeda) Kota Pariaman Adi Junaidi, kemarin.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa INEY Phase 2 adalah fase kedua duku­ngan program bagi Indonesia, yang didukung oleh World Bank (Bank Dunia), untuk mempercepat pe­ngurangan stunting pada anak dengan meningkatkan penyediaan kualitas layanan kesehatan dan gizi untuk remaja putri, ibu hamil, dan anak 0-59 bulan untuk percepatan penurunan stunting pada anak di bawah lima tahun.

“Program ini melibatkan berbagai lembaga pemerintah, yang tergabung dengan TPPPS Pusat, se­perti Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Kesehatan, Kemendagri, Kemenkeu dan Kemendikdasmen yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak melalui layanan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.

TPPPS Pusat ini melakukan Pendampingan Peni­laian Kinerja Stunting Kota Pariaman dengan Melihat Pelaksanaan Program Pen­cegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) di Kota Pariaman, Melihat progres pendampingan oleh Poltekkes Padang, Mengidentifikasi tanta­ngan dan hambatan pelaksanaan program di tingkat lapangan dan mengadakan Forum Group Discussion (FGD) terkait pelaksanaan Program PPPS Kota Pariaman

“Berdasarkan data ta­hun 2024, Stunting Kota Pa­riaman mengalami penurunan signifikan, tahun 2021, angka Stuning Kota Pariaman 20,3 %, turun menjadi 18,4 % di tahun 2022, turun lagi menjadi 17,7 % di tahun 2023 dan terakhir di angka 15,7 % di tahun 2024, dibawah rata-rata Provinsi Sumatera Barat 24,2 % dan menjadi terbaik di Provinsi Suma­tera Barat,” ungkapnya

Adi Junaidi menyebutkan bahwa capaian ini me­nunjukan efektifitas intervensi lintas sektor serta komitmen kuat Pemerintah Daerah, dalam percepatan penurunan stunting melalui berbagai program intervensi gizi spesifik dan sensitif, dukungan lintas sektor serta partisipasi aktif ma­syarakat. “Dengan capaian ini, apabila kita memenuhi target capaian yang di­tetap­­kan, Pemerintah Kota Pariaman  akan mendapatkan tambahan Dana Fiskal Daerah, yang akan didu­kung penuh oleh World Bank, dengan pendanaan dari Pinjaman Program untuk Hasil dan hibah dari Fasilitas Pembiayaan Global,” tutupnya. (efa)