DALAM upaya menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, Pemerintah Kota (Pemko) Padang menggelar Padang Job Fair 2025. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada Rabu (12/11) pagi di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center.
Wali Kota Fadly Amran dalam sambutannya menyampaikan, job fair tahun ini menghadirkan puluhan perusahaan ternama dari berbagai sektor industri di Indonesia.
“Lowongan pekerjaan yang dibuka cukup banyak. Saya konfirmasi Bank BRI membuka lebih dari 100 posisi untuk wilayah Sumbar, sementara sektor perhotelan menyediakan 5 hingga 10 lowongan, ditambah lagi dengan pabrik-pabrik dan perusahaan lintas sektor lainnya,” ujar Fadly.
Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari program unggulan ‘Padang Melayani’, yang tidak hanya menyediakan akses pekerjaan, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan dan kesiapan kerja.
“Job fair ini akan kita laksanakan setiap tahun sebagai komitmen Pemko Padang dalam meningkatkan skill dan daya saing pemuda kita,” tambahnya.
Menurut Fadly, hingga hari pembukaan sudah lebih dari 1.000 pencari kerja (pencaker) yang mendaftar melalui aplikasi Padang Mobile. Job fair kali ini menyediakan 1.400 lowongan kerja untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SMA sederajat hingga perguruan tinggi, dari 50 perusahaan di sektor manufaktur, perdagangan, jasa, pariwisata, kesehatan, dan ekonomi kreatif.
Fadly juga menegaskan, semua perusahaan yang berpartisipasi telah melalui proses verifikasi ketat.
“Kami sudah lakukan cross check, double check, bahkan triple check. Jadi, perusahaan yang hadir di sini benar-benar membuka lowongan dan membutuhkan tenaga kerja baru, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa angka pengangguran di Kota Padang terus menunjukkan tren penurunan. Dibandingkan tahun 2023, tingkat pengangguran terbuka telah turun sebesar 9%.
“Dalam dua tahun terakhir kita berhasil menurunkan angka pengangguran sebesar 4%. Target kita lima tahun ke depan adalah menurunkan 1% per tahun, sehingga total bisa berkurang hingga 5% lagi,” jelasnya optimistis.
Fadly juga menyoroti pertumbuhan investasi di Kota Padang yang kini berada di angka 4,65%, sedikit di bawah rata-rata nasional namun tetap menunjukkan perkembangan positif.
“Kondisi investasi kita cukup baik dibandingkan target provinsi. Kami yakin dalam waktu dekat pertumbuhan ekonomi Padang bisa melampaui angka nasional,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy, menyampaikan bahwa job fair ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan RI, BP3MI Sumbar, BPJS Ketenagakerjaan, akademisi, serta SMK vokasi di Kota Padang.
“Job fair ini tidak hanya menghadirkan peluang kerja, tetapi juga edukasi dan inspirasi bagi peserta melalui berbagai materi dan layanan dari instansi terkait,” jelas Ferri.
Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, Padang Job Fair 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekonomi dan peningkatan kualitas tenaga kerja di Kota Padang. (***)





