TANAHDATAR, METRO —Nasib tragis dialami salah seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) M Yunus Batusangkar. Pasalnya, ia tewas tergilas truk di Jalan Raya Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanahdatar, Sabtu (8/11), sekira pukul 07.30 WIB.
Kondisi korban bernama Risna Em Yuni (22) yang merupakan warga Jorong, Sianggai Anggai Nagari Sariak Alahan Tigo, Kabupaten Solok, sangat mengenaskan. Ia tewas tergeletak di aspal dengan kondisi bersimbah darah lantaran kepalanya pecah tergilas ban belakang truk.
Korban Risna Em Yuni pada saat itu dibonceng oleh temannya oleh Qory Azzahral Jannah (21) menggunakan sepeda motor Honda BeAT dengan pelat nomor BA 4851 EZ. Namun, saat melaju di lokasi, sepeda motor tiba-tiba terjatuh. Korban Risna jatuh ke ke kanan persis ke ban belakang truk, sedangkan temannya Qory berhasil selamat meski mengalami luka-luka.
Kasatlantas Polres Tanahdatar Iptu Andri Perkasa mengatakan, setelah mendapat laporan adanya kecelakaan maut itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan serta mengevakuasi korban ke rumah sakit.
“Kecelakaan maut itu bermula ketika sepeda motor Merk Honda BA 4581 EZ yang dikendarai oleh Qory Azzahral Jannah yang membonceng Risna Em Yuni. Saat sampai di lokasi kejadian di jalan Raya Saruso, Jorong Saruaso Barat, Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, pengendara mendahului mobil Avanza,” kata Iptu Andri, Minggu (9/11).
Setelah mendahului mobil tersebut, ungkap Iptu Andri, pengendara sepeda melihat di arah depan ada sepeda motor yang berhenti. Kemudian pengendara mengerem motornya, lalu terjatuh ke arah kanan dan penumpang terhempas mengenai ban belakang truk yang berlawanan.
“Korban meninggal di lokasi kejadian, dengan kondisi yang menggenaskan. Sementara pengendara motor hanya mengalami luka ringan. Selanjutnya korban di bawa ke RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit, jelasnya.
Iptu Andri mengatakan, jasad korban sudah dijemput pihak keluarga untuk dikebumikan. Sejauh ini, penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Tanahdatar telah meminta keterangan beberapa saksi termasuk pengendara sepeda motor maupun sopir truk.
“Barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan truk serta pengendara sudah diamankan di Mapolres Tanahdatar guna penyelidikan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk terus berhati-hati dan fokus saat berkendara. Utamakan keselamatan daripada kecepatan,” tutupnya. (ant)






