METRO PADANG

Pumuda Lubuk Buaya Gelar Turnamen Sepak Takraw Koto Tangan Cup 2025, Libatkan Delapan Tim se Kota Padang

0
×

Pumuda Lubuk Buaya Gelar Turnamen Sepak Takraw Koto Tangan Cup 2025, Libatkan Delapan Tim se Kota Padang

Sebarkan artikel ini
PEMBUKAAN TURNAMEN— Panitia Pelaksana Turnamen Sepak Takraw Koto Tangah Cup 2025 foto bersama dengan latar belakang spanduk anggota DPRD Padang Manufer Putra Firdaus SIp.

PADANG, METRO–Pemuda Lubuk Buaya dan sekitarnya gelar Turnamen Sepak Takraw Koto Tangah Cup 2025, yang melibatkan 8 tim sepak takraw se-Kota Padang. Turnamen yang dilaksanakan di Komplek Mega 5 Permai Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, 5 hingga 9 November 2025.

Turnamen ini terlaksana tak terlepas dari dukungan pokok pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Padang Ma­nufer Putra Firdaus SIp.

“Turnamen Sepak Ta­kraw Koto Tangah Cup 2025 dibuka Pasaman yang me­rupakan tokoh masyarakat Lubuk Buaya Koto Tangah, Kamis sore (6/11),” ujar Ketua Panitia Pelaksana Esri Eferi, Jumat (7/11).

Baca Juga  Pembukaan MTQ ke-28 di Main Stadium, Tuan Rumah, Sumbar bakal Tampil Beda

Dikatakan Eferi, turnamen ini dihelat dalam upaya meningkatkan silaturahmi generasi muda Lubuk Buaya Koto Tangah khususnya dan Kota Padang umumnya. Selain itu sekaligus memeriahkan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, kemarin.

“Turnamen ini melibatkan delapan tim sepak ta­kraw se-Kota Padang,” ujar Eferi.

Ditambahkan, kedelapan tim yang meramaikan Turnamen ini terdiri dari, Pool A, Tim Stecu, Markas, Anak muda dan  Dewa Muda. Kemudian, Pool B, Postar FC, Iperma FC, UNP FC dan Papiko FC. Diharapkan kepada tim atau klub sepak takraw yang terlibat turnamen, agar menjunjung tinggi nilai nilai sportivitas.

Baca Juga  Baru 30 Persen Pedagang Pasar Raya Padang Dites Swab dari 1.000 Target

Sementara, anggota DPRD Padang Manufer Putra Firdaus SIp mengapresiasi, pemuda Lubuk Buaya dan sekitarnya yang telah mengangkat kegiatan turnamen sepak takraw ini. “Tentu turnamen ini adalah kegiatan yang positif, yang juga bisa memotivasi generasi muda untuk berolahraga, sehingga menghindarkan generasi muda dari perbuatan yang negatif,” ujar Manufer.

Dikatakan Manufer, selain itu kegiatan turnamen ini bisa meningkatkan tali silaturahmi generasi muda ke arah yang sesuai dengan nilai nilai agama, adat dan budaya Minangkabau. (*)