AGAM, METRO–Satu rumah ludes dilalap si jago merah di Jorong Koto Hilalang Nagari Lambah Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Kamis (6/11) sekitar pukul 14.00 WIB. Beruntung, musibah itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, warga setempat sempat dibuat panik lantaran api cepat membesar sehingga warga khawatir kebakaran merembet ke bangunan rumah lainnya. Sementara, pemilik rumah sedang bepergian saat kebakaran terjadi.
Tak berselang lama, beberapa unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kabupaten Agam dan Bukittinggi tiba di lokasi. Setelah hampir satu jam berjibaku, api yang membakar rumah milik Alimzen (56) berhasil dipadamkan.
Komandan Regu (Danru) Damkar Biaro, Kabupaten Agam, Alex Youhendri mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja, kebakaran ini membuat korban mengalami kerugian materi karena bangunan dan perabotan habis terbakar.
“Tidak ada korban jiwa dari kebakaran yang terjadi, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta. Tidak banyak barang-barang yang dapat diselamatkan dari musibah kebakaran ini,” tutur Alex.
Alex menjelaskan, kebakaran rumah ini diduga disebabkan korsleting listrik. Api kemudian cepat membesar dan menyebar ke seluruh ruanga rumah.
“Kebakaran rumah ini dilaporkan kepada pihaknya pada pukul 08.55 WIB. Setelah menerima informasi, dan langsung menerjunkan satu armada ke lokasi dibantu armada dari Bukittinggi,” jelas Alex.
Alex menjelaskan, kejadian berawal dari masyarakat melihat api di rumah korban Alimzen, lalu melaporkannya ke Damkar Biaro. Saat itu, pemilik rumah tidak berada di rumah.
“Masyarakat melihat api sudah membakar rumah dan menyebar dengan cepat kemudian menghubungi petugas Damkar. Objek yang terbakar berupa rumah permanen dengan luas 10×12 meter,” pungkasnya. (*)






