PADANG, METRO–Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang kembali menerima laporan tak biasa. , Kali ini dari dua pelajar yang kesulitan melepas cincin hingga jarinya bengkak, Kamis (6/11).
Dengan peralatan khusus, petugas berhasil mengevakuasi cincin tanpa melukai tangan korban. Peristiwa pertama dilaporkan sekitar pukul 11.13 WIB, petugas segera melakukan penanganan satu menit kemudian di Markas Komando (Mako) Damkar Kota Padang.
Proses pelepasan cincin berlangsung sekitar 13 menit dan berhasil diselesaikan dengan aman pada pukul 11.27 WIB.
Korban diketahui bernama Adit Candra Winata (18), warga asal Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur. Ia datang langsung ke Mako Damkar untuk meminta bantuan setelah cincinnya sulit dilepas dari jari.
Empat personel Damkar Kota Padang Peleton A turun langsung melakukan penanganan. Proses evakuasi menggunakan mesin gerinda mini. Dimana cincin tersebut dipotong dengan mesin tersebut. Petugas melakukan proses evakuasi dengan hati-hati agar jari korban tidak terluka.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya siap membantu masyarakat yang menghadapi kondisi darurat non kebakaran.
“Tidak hanya menangani kebakaran, petugas Damkar juga melayani berbagai bentuk pertolongan darurat, termasuk pelepasan cincin yang tersangkut di jari,” ujar Rinaldi.
Selain itu, juga ada seorang pelajar lainnya yang juga tidak bisa melepaskan cincin di jarinya hingga menyebabkan jari tangannya bengkak. Korban bernama Aditnya Fachri Maulana (14) siswa SMPN 22 Padang Kelurahan Surau Gadang.
Kedua korban tersebut telah berhasil dibantu oleh petugas Damkar Kota Padang untuk melepaskan cincin yang tersangkut ditangannya.
Rinaldi meminta agar masyarakat lebih berhati-hati, terutama dalam penggunaan perhiasan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik jika mengalami kejadian serupa dan segera menghubungi layanan darurat Padang Sigap 112 agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan aman.
“Ya, sesekali dilepas agar tidak sulit di kemudian hari. Jika mengalami kesulitan lepas cincin kami siap 24 jam untuk membantu masyarakat,” katanya. (brm)






