METRO SUMBAR

PNS di Payakumbuh, Terkesan dengan Kemudahan Berobat Pakai Aplikasi Mobile JKN

1
×

PNS di Payakumbuh, Terkesan dengan Kemudahan Berobat Pakai Aplikasi Mobile JKN

Sebarkan artikel ini
KEMUDAHAN JKN MOBILE— Weni Rahayu (35), PNS di Kemenag Payakumbuh, puas dengan pelayanan dan kemudahan berobat menggunakan BPJS Kesehatan dan Aplikasi Mobile JKN.

PAYAKUMBUH, METRO– Pelayanan kesehatan bagi seluruh peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin nyata dirasakan manfaatnya melalui pelayanan yang semakin mudah, cepat dan setara. Dari pro­ses administrasi hingga layanan medis di fasilitas kesehatan, banyak peserta JKN yang mengungkapkan kesan positifnya terhadap pelayanan BPJS Kesehatan, termasuk dari Pegawai Negeri Sipil (PNS)  yang aktif melayani masyarakat.

Weni Rahayu (35), salah seorang PNS di Kementerian Agama Kota Payakumbuh, mengaku puas dengan pelayanan dan kemudahan berobat menggunakan BPJS Kesehatan dan Aplikasi Mobile JKN. Hal tersebut, ia rasakan pada beberapa waktu lalu saat mengalami sakit gigi dan demam, Weni merasa bersyukur karena semua kebutuhan kesehatannya dapat ditangani dengan cepat dan mudah berkat layanan digital yang dihadirkan BPJS Kesehatan.

Weni menceritakan pe­ngalamannya saat berobat ke dokter gigi di salah satu fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di Payakumbuh. Ia mengaku semula khawatir akan antrean yang panjang karena ba­nyaknya pasien yang datang berkunjung.

“Awalnya saya pikir akan lama menunggu antrean karena jumlah pasiennya cukup ramai dan ternyata dengan Aplikasi Mobile JKN, saya bisa daftar antrean secara online dari rumah saja. Begitu sampai di Klinik Mitra Medika, saya cukup me­nunjukkan nomor antrean digital dan langsung dipanggil tanpa harus me­nunggu lama,” ujar Weni, Kamis (06/11).

Baca Juga  Bertemunya Dua Ketentuan Hukum Pidana Khusus, Dalam Pertanggungjawaban Pidana Korporasi pada Tindak Pidana Korupsi

Weni menambahkan, proses pelayanan di klinik pun berjalan cepat, ramah dan petugas tidak membedakan peserta BPJS Kesehatan dengan pasien umum. Setelah mendapatkan tindakan perawatan akar gigi hingga tambal gigi, Weni merasa sangat puas karena pelayanan yang ia terima benar-benar profesional dan nyaman. “Petugasnya sangat ramah, dokternya juga menjelaskan dengan detail soal perawatan gigi saya. Sama sekali tidak ada kesan dibedakan karena saya pasien BPJS Kesehatan, bahkan semuanya dilayani dengan baik dan setara,” tambah Weni.

Weni mengungkapkan, kehadiran program JKN juga banyak membantu saat anak dan suaminya mengalami demam dan harus berobat ke klinik. Ia merasa sangat bersyukur karena BPJS Kesehatan telah menjamin seluruh biaya pengobatan sekeluarga tanpa ada batasan biaya, selama sesuai indikasi medis.

“Bersyukur sekali rasa­nya karena sudah menjadi peserta JKN, sehingga kami bisa berobat tanpa ada beban pikiran soal biaya. Berobat pun semakin mudah dan nyaman lewat fitur antrean online di Aplikasi Mobile JKN, di mana kita bisa melihat nomor antrean, estimasi waktu pemeriksaan, bahkan bisa memilih dokter yang tersedia,” ungkap Weni.

Sejak saat itu, Weni mengaku sering memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN. Ia mengatakan jika Aplikasi Mobile JKN sangat mudah untuk dioperasikan, sehingga tidak terdapat kendala saat menggu­na­kannya.

“Pada zaman yang su­dah serba digital saat ini, kita tidak perlu repot-repot lagi datang ke kantor pe­layanan publik dan antre lama hanya untuk mengurus administrasi. Melalui Aplikasi Mobile JKN sudah sangat membantu saya untuk mendapatkan layanan administrasi JKN hingga pelayanan berobat di faskes, jadi aplikasi ini sangat canggih dan praktis, sehingga anak muda kaum milenial harus mencoba pakai aplikasi ini,” tutur Weni.

Baca Juga  Disebar di 23 Desa dan 4 Kecamatan, Sekda Terima Mahasiswa KKN UIN

Bagi Weni, kehadiran Aplikasi Mobile JKN semakin membuat layanan kesehatan terasa lebih modern dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ia juga merasa aman karena semua informasi transparan dan mudah diakses. “Dalam Aplikasi Mobile JKN, kita juga dapat melihat menu perubahan data, seperti perubahan FKTP dan kelas rawat, info iuran atau cek tunggakan, info peserta untuk melihat status keaktifan dan jumlah peserta, ketersediaan tempat tidur, skrining riwayat kesehatan, bahkan riwayat pengobatan sebelumnya. Rasanya seperti punya asisten pribadi untuk urusan kesehatan,” tutur Weni.

Weni berpendapat, bahwa Aplikasi Mobile JKN adalah salah satu inovasi terbaik yang dimiliki BPJS Kesehatan karena sangat membantu PNS seperti dirinya yang memiliki keterbatasan waktu dan ia berharap agar aplikasi ini dapat terus disempurnakan agar semua jenis layanan dapat diakses dalam satu genggaman. Weni menilai layanan ini menunjukkan bahwa BPJS Kesehatan benar-benar mendengarkan dan mampu menjawab kebutuhan peserta JKN di zaman yang serba digital seperti saat ini. (uus)