METRO PADANG

Berdialog dengan Suporter, Andre Rosiade: Semen Padang FC Bertekad Keluar dari Zona Degradasi Jelang Pertengahan Musim

0
×

Berdialog dengan Suporter, Andre Rosiade: Semen Padang FC Bertekad Keluar dari Zona Degradasi Jelang Pertengahan Musim

Sebarkan artikel ini
SILATURAHMI DENGAN SUPORTER— Sejumlah kelompok suporter Semen Padang FC hadir, di antaranya Spartacks, The Kmers, dan Padang Fans saat digelar pertemuan dengan Penasihat Tim Semen Padang FC, Andre Rosiade, di Rumah Makan Silungkang, Senin (3/11).

PADANG, METRO–Penasihat tim Semen Padang FC, Andre Rosiade, menggelar pertemuan dengan puluhan suporter tim Kabau Sirah di Rumah Makan Silungkang, Senin (3/11). Pertemuan ini digelar untuk memperbaiki komunikasi antara suporter dan manajemen klub, seka­li­gus meluruskan berbagai tudingan yang tidak benar terhadap dirinya. Sejumlah kelompok suporter hadir, di antaranya Spartacks, The Kmers, dan Padang Fans.

“Alhamdulillah kita bisa bersila­tu­rahmi hari ini. Kami sebagai penasihat me­minta manajemen baru agar rutin ber­komunikasi dengan suporter su­paya tidak ada lagi sumbatan komu­ni­kasi,” ujar Andre dalam pertemuan yang turut dihadiri CEO Semen Padang FC Hermawan Ardiyanto, Direktur Operasional Akhmayanda Nasution, Ko­misaris Utama Ilham Aldelano Azre, serta Komi­saris Braditi Moulevey.

Andre berharap, pertemuan ini dapat menghapus prasangka buruk terhadap dirinya yang dianggap ti­dak serius mengurus tim usai terpuruk di zona de­gradasi. Ia menegaskan, keterlibatannya di Semen Padang FC murni karena kecintaannya terhadap sepak bola Sumatera Barat, bukan karena motif politik.

“Saya bukan pemegang saham, saya juga bukan manajemen. Saya statusnya sama seperti teman-teman suporter. Bedanya, kalian bayar 50 ribu, saya bayar miliaran,” tegas Wa­kil Ketua Komisi VI DPR RI itu.

Andre juga membantah tudingan bahwa dirinya mempolitisasi suporter. “Saya yakin rakyat Sumbar memilih saya karena kinerja, bukan karena urusan lapangan bola,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, Andre berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan sepak bola di Su­ma­tera Barat. Salah satunya dengan memperjuangkan renovasi Stadion GOR Haji Agus Salim (GHAS) Padang.

“Insya Allah stadion akan kita perbaiki. Nanti akan ada lift dan lounge, kapasitasnya 15 ribu single seat, dengan tribun timur dan barat tertutup. Stadion ini dirancang sesuai standar AFC. Pedagang dan cabor akan dibuatkan tempat tersendiri dengan puja­s­e­ra, kantor cabang olah­raga, dan toko merchandise klub,” jelasnya.

Andre bersama manajemen bertekad membawa Semen Padang FC keluar dari zona degradasi sebelum pertengahan musim atau jelang laga ke-17. “Da­ri paparan Coach Dejan Antonic, beliau bertekad membawa tim keluar dari degradasi di tengah mu­sim. Setelah itu kita akan rombak total dan bersaing di paruh kedua kompetisi,” kata Andre yang juga Ketua Umum IKM ini.

CEO Semen Padang FC Hermawan Ardiyanto menyambut baik pertemuan tersebut. Ia menilai momen itu menjadi awal kebangkitan Semen Pa­dang FC. “Kita ingin tim ini lebih baik dan bisa terangkat dari jurang degradasi. Masih ada tujuh laga tersisa. Insya Allah kita keluar dari zona degradasi jelang tengah musim,” katanya.

Hermawan menargetkan Semen Padang FC dapat menembus posisi ke-13 agar lolos dari ancaman degradasi. “Terima kasih kepada Pak Andre, para komisaris, dan seluruh suporter. Kita akan terus berjuang bersama,” ujarnya.

Dirigen Spartacks, Teo Fals, mengakui selama mengenal Andre Rosiade, tidak pernah ada ajakan atau arahan ke ranah politik. Ia mengajak seluruh suporter mendukung langkah manajemen memperbaiki tim.

Sementara itu, Yudha, suporter Kabau Sirah se­ka­ligus host kanal YouTube PodSOB, berharap manajemen segera menepis isu liar seperti kabar penjualan klub ke Bontang atau keterlambatan gaji pemain. “Kami yakin isu itu tidak benar, tapi memang sedang merebak,” katanya.

Menanggapi hal itu, Andre dan Hermawan sepakat akan memberikan klarifikasi resmi melalui media sosial klub. “Masukan yang baik. Kami pastikan tidak ada tunggakan gaji dan tidak ada ancaman sanksi FIFA,” tegas Hermawan. (*)