AGAM, METRO–Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Agam. Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (Porpi) Kabupaten Agam berhasil meraih juara pertama Lomba Senam Kreasi Budaya tingkat nasional yang digelar di Objek Wisata Pantai Gondoriah, Kota Pariaman, Minggu (2/11/2025).
Perlombaan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, ini diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Nasional Porpi dalam rangka Musyawarah Nasional (Munas) ke-8.
Ketua Porpi Agam, Masri, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa lomba diikuti ratusan peserta dari 28 DPD Porpi se-Indonesia, dan tim Agam berhasil unggul dalam aspek teknik senam, kreativitas, penampilan umum, dan kekompakan gerak.
“Alhamdulillah, ini hasil kerja keras dan disiplin latihan anggota tim. Kami bersyukur bisa membawa pulang juara pertama tingkat nasional ke Kabupaten Agam. Prestasi ini membuktikan bahwa semangat hidup sehat melalui olahraga pernapasan di Agam mampu bersaing di level nasional,” ujar Masri.
Masri menambahkan, keberhasilan ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Agam, Benni Warlis, yang menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih atas prestasi membanggakan tersebut.
“Bupati menyampaikan rasa bangga karena Porpi Agam telah mengharumkan nama daerah. Bahkan, Ketua DPRD Kabupaten Agam, H. Ilham, juga berencana mengagendakan pertemuan dengan para pegiat Porpi untuk mendorong kegiatan olahraga dan kesehatan masyarakat menuju Agam Madani,” jelasnya.
Lebih lanjut, Masri yang juga putra asli Palembayan itu menyampaikan bahwa Porpi Agam kini telah memiliki 23 ranting aktif yang tersebar di sejumlah kecamatan dan nagari. Ia berharap dukungan dari berbagai pihak agar Porpi semakin berkembang dan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Agam.
“Dengan moto ‘Dari Agam untuk Indonesia’, Porpi Agam bertekad mewujudkan masyarakat yang sehat dan madani melalui senam pernapasan. Kami akan terus mengedukasi masyarakat agar bisa merasakan manfaat senam Porpi secara luas,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Diklat Porpi Agam, Zulhiddja — yang juga bertugas sebagai promotor kesehatan di Puskesmas Padang Lua — menuturkan bahwa senam Porpi sangat baik bagi kesehatan jika dilakukan dengan prinsip Benar, Baik, Terukur, dan Teratur (BBTT).
“Faktanya, banyak masyarakat yang sudah merasakan manfaat nyata dari senam Porpi. Ada yang sebelumnya rutin minum obat, kini bisa berhenti karena rutin berolahraga ini. Luar biasa manfaatnya,” ungkap Zulhiddja.
Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi masyarakat Agam untuk menjadikan olahraga pernapasan sebagai gaya hidup sehat dan bagian dari gerakan menuju Agam Sehat dan Madani. (pry)






