PASBAR, METRO–Kecelakaan maut terjadi di Jalan Kinali Durian Batu, Nagari IV Koto Barat, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Kali ini, mobil pikap yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak rumah warga hingga membuat diding jebol.
Akibat insiden nahas itu, sopir mobil bernama Ahmad Waisar Lubis (54) dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi luka parah pada bagian kepalanya. Sedangkan penghuni rumah berhasil selamat tanpa ada yang terluka.
Kasatlantas Polres Pasbar, AKP Nanin Aprilia Fitriani membenarkan adanya kecelakaan maut itu. Menurutnya, kecelakaan tunggal mobil pikap tersebut terjadi pada Minggu (2/11) sekitar pukul 17.30 WIB.
“Mobil pikap Mitsubishi BA 8164 SP ini mengalami kecelakaan tunggal. Mobil dikemudikan oleh Ahmad Waisar Lubis, warga Nagari Cubadak Tangah, Kecamatan Duo Koto,” kata AKP Nanin kepada wartawan, Senin (3/11).
Dijelaskan AKP Nanin, kecelakaan berawal ketika mobil pikap melaju dari arah Padang menuju Simpang Empat dengan kecepatan tinggi. Setiba di lokasi, diduga sopir hilang kesadaran atau pingsan hingga membuat mobil tidak terkendali.
“Mobil menabrak pagar beton rumah milik Sandra dan membuat pagar jebol. Mobil masih terus melaju lalu menabrak dinding rumah Afrina dan membuat dinding rumah jebol,” jelas AKP Nanin.
AKP Nanin menuturkan, mobil juga menabrak sepeda motor yang terparkir di dalam rumah dan menabrak kulkas. Mobil akhirnya berhenti setelah menghantam dinding kamar yang ada di dalam rumah.
“Penghuni rumah berhamburan keluar dari rumah dan histeris karena tiba-tiba ada mobil yang menabrak rumah mereka. Warga setempat kemudian memberikan pertolongan kepada sopir. Namun saat dicek, sopir sudah meninggal dunia,” ungkap AKP Nanin.
Ditambahkan AKP Nanin, setelah mendapat laporan adanya kecelakaan itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi. Jenazah korban dibawa ke RSUD Jambak untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis lalu diserahkan kepada kelaurga untuk dikebumikan.
“Kondisi mobil mengalami ringsek pada bagian depan. Sedangkan rumah mengalami kerusakan pada pagar, dinding. Selain itu sepeda motor pemilik rumah dan kulkas serta rak sepatu juga rusak. Kerugian materil ditaksir Rp 15 juta,” tutupnya. (end)






