METRO PADANG

104 KKMP Diminta Kebut Penyediaan Lahan untuk Pembangunan Gerai

0
×

104 KKMP Diminta Kebut Penyediaan Lahan untuk Pembangunan Gerai

Sebarkan artikel ini
RAPAT KOORDINASI— Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memimpin rapat koordinasi persiapan pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Padang, di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Aia Pacah, Senin (3/11).

AIE PACAH, METRO–Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memimpin rapat koordinasi persiapan pembentukan Koperasi Ke­lurahan Merah Putih Kota Padang, di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Aia Pacah, Senin (3/11).

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Dandim 0312/Padang Kol. Inf. Ferry Adianto, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Endrizal, kepala OPD terkait, serta seluruh camat se-Kota Padang. Rapat tersebut me­rupakan tindak lanjut program prioritas nasional di bidang penguatan koperasi dan pemberdayaan eko­nomi masyarakat.

Maigus Nasir menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui Menteri Koperasi sedang mendorong percepatan program koperasi, sebagai bagian dari agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto. Kota Padang menjadi salah satu daerah yang ditargetkan segera memulai implementasi program ini.

“Hari ini kita melaksanakan rapat evaluasi terkait persiapan pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Padang. Pemerintah pusat melalui PT Agrinas akan memulai pem­bangunan fasilitas koperasi setelah lahan disiapkan pemerintah daerah,” ucap Maigus.

Maigus Nasir menyebut, setelah resmi terbentuk di semua kelurahan se-Kota Padang, Koperasi Kelu­rahan Merah Putih (KKMP) diminta langsung mengebut penyediaan lahan untuk pembangunan gerai sebagai pusat usaha masing-masing KKMP. Hal ini  sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 Tentang Percepatan Pembangunan Fi­sik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca Juga  Kejati Sumbar Lantik Pejabat Eselon IV dan V

Dalam Inpres tersebut dijelaskan bahwa lahan yang harus disediakan adalah seluas 1.000 meter. Maigus mengakui tantangan ketersediaan lahan di Kota Padang. Untuk itu, langkah awal yang dilakukan adalah membentuk tim atau satuan tugas (satgas) guna melakukan verifikasi lapangan.

“Kita akan bentuk tim untuk turun langsung me­nge­cek kelayakan lokasi. Satgas ini melibatkan Dinas Koperasi Provinsi, Dinas Koperasi Kota, Dinas Pertanahan, Dinas PU, kecamatan dan kelurahan,” tambahnya.

Selain memanfaatkan aset pemerintah kota, Maigus Nasir menyebut bahwa program ini terbuka untuk penggunaan lahan milik pemerintah provinsi, serta TNI dan Polri. Kola­bo­rasi lintas instansi diharapkan mempercepat realisasi koperasi tersebut.

“Ini spirit baru bagi kita. Tidak hanya aset kota, tetapi bisa juga lahan provinsi, TNI, maupun Polri. Semoga di Kota Padang dapat segera terealisasi,” katanya.

Tidak hanya ketersediaan lahan, hal yang tidak ka­lah penting menurut Mai­gus Nasir adalah lokasi dari lahan tersebut.

Baca Juga  Parkir Liar di Ruas Indarung-Lubeg Rawan Kecelakaan, 15 Truk Digembosi, Sopir Protes

“Karena usahanya nan­ti adalah swalayan mo­dern. Gerai KKMP harus jadi tempat pemasaran dari produk-produk UMKM, , maka tempatnya juga harus strategis,” terang Maigus Nasir.

Keberadaan KKMP da_lam pengembangan UMKM, kata dia, harus seja­lan dengan Program Ung­gul (Progul) Pemko Padang, yaitu UMKM Naik Kelas.

“Ini kerja teamwork semua OPD. Bagaiman koperasi ini sejalan dengan Progul UMKM Naik Kelas, sehingga perekonomian masyarakat menjadi makin hidup dan terus bergerak ke arah lebih baik,” kata dia.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi menerangkan bahwa pihaknya akan menunjuk satu KKMP percontohan di setiap kecamatan.

“Usaha-usaha dasar adalah penyalur sembako subsidi dan KKMP ini didorong jadi ritel modern di masing-masing kelurahan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Provinsi Su­ma­tera Barat, Endrizal yang ikut hadir dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa unit usaha KKMP nanti diharapkan dapat menggali potensi masing-masing kelurahan. (brm)