PADANG ARO, METRO–Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menilai pentingnya untuk mencari peluang pembiayaan pembangunan daerah dari luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal ini lantaran terus berkurangnya nilai dana transfer ke daerah selama dua tahun terakhir sehingga sulit untuk memenuhi kebutuhan pembangunan hanya dari APBD saja.
Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan seluruh OPD yang memiliki perencanaan pembangunan namun terpaksa harus dikeluarkan dari APBD harus lebih aktif dalam mencari peluang pendanaan. Pasalnya, perencanaan yang sudah terintegrasi dari daerah hingga ke pusat memberikan peluang pendanaan langsung dari APBN maupun APBD provinsi yang luas.
“Prioritaskan yang penting. Untuk kebutuhkan pembangunan saya minita ke OPD untuk mencari sumber pendanaan dari APBN. Harus dilakukan secara aktif, siapkan perencanaannya dan sesuaikan dengan sistem untuk diinput,” kata Yulian dalam Apel Gabungan ASN, Senin (3/11).
Beberapa hal yang menurutnya harus menjadi prioritas di APBD tahun depan adalah program prioritas pemeÂrintah, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), dan pelaksanaan program unggulan yang sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
















