METRO PADANG

Hari Ini, 46 TPS di Padang Pemilihan Ulang, Amankan PSU, Polres Pakai Pola 212

0
×

Hari Ini, 46 TPS di Padang Pemilihan Ulang, Amankan PSU, Polres Pakai Pola 212

Sebarkan artikel ini

BELIMBING, METRO – Hari ini (27/4), KPU Padang melaksanakan 46 pemungutan suara ulang (PSU). Khususnya untuk wilayah Kecamatan Kuranji, PSU tersebut dilakukan di tiga tempat yaitu di Kelurahan Kuranji, Kelurahan Sungai Sapih, dan Kelurahan Gunung Sarik.
Untuk wilayah Kelurahan Kuranji, lokasi PSU bertempat pada TPS 37 di Jalan Delima V, Perumnas Belimbing. Berdasarkan pantauan POSMETRO, Jumat (26/4), lokasi TPS yang digunakan untuk PSU hingga pukul 15.00 WIB masih belum ada tanda-tanda oleh petugas KPPS setempat bahwa lokasi tersebut adalah lokasi tempat PSU dilaksanakan.
Kata Andi Putra Ketua KPPS di TPS 37 saat ditemui mengatakan bahwa, belum adanya tanda untuk persiapan jelang PSU dikarenakan cuaca tidak mendukung sebab hujan. ”Direncanakan tadi sehabis Dzuhur, namun dikarenakan hujan, ditunda dulu,” kata Andi.
Ditambahkannya, untuk petugas KPPS kali ini tidak ada perubahan, orangnya masih sama dengan sebelumnya.
”Tidak ada perubahan dari anggota KPPS, masih sama saja petugas yang dulu dengan sekarang, Sejauh ini tidak ada yang sakit, alhamdulillah petugas disini baik,” ujarnya.
Andi menambahkan, pihaknya sudah menyebarkan surat undangan memilih atau C6 kepada warga, meskipun belum selesai secara keseluruhan. Namun ia mengatakan bahwa hingga nanti malam akan diselesaikan.
Terkait surat suara, Andi mengatakan bahwa hingga pukul 16.00 WIB kemarin, ia belum dihubungi panitia penyelenggara kecamatan (PPK) terkait pendistribusian ke TPSnya. “Surat suara belum sampai, kita belum dihubungi sama orang PPK-nya,” katanya.
Andi menjelaskan, hal yang membuat TPS-nya melakukan PSU dikarenakan saat Pemilu 2019 kemarin, jumlah pemilih yang tidak berdomisili di daerahnya tersebut berjumlah 32 pemilih. “Saat pemilu kemarin ada 32 pemilih yang tidak memiliki KTP disini, maka dari itu Panwascam merekomendasikan PSU di sini,” katanya.
Terpisah, Ketua PPK Kuranji, Erizal mengatakan bahwa untuk wilayah Kecamatan Kuranji, hingga sore kemarin, belum ada satupun surat suara yang sampai di TPS masing-masing.
”Ya untuk tiga TPS di Kuranji belum ada satupun kita antar sampai sekarang (16.00 WIB). Soalnya yang mengantarkan nanti pihak KPU Padang dan kita belum dihubungi,” ujarnya.
“Selambat-lambatnya malam sudah kita distribusikan ke semua TPS,” lanjutnya.
Soal pengawasan, Erizal mengatakan untuk PSU kali ini tidak ada perubahan katanya, sama dengan halnya dengan Pemilu 2019. “Pengawasan untuk PSU tidak ada yang beda dari Pemilu 2019 kemarin,” tutupnya.
Logistik sudah Didistribusikan
Terpisah, Komisioner KPU Sumbar, Gabriel Daulay mengatakan, seluruh logistik surat suara untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan PSU di 101 TPS Sumbar telah didistribusikan, Kamis (25/4). Ia menegaskan, bahwa saat ini semua logistik sudah tidak ada lagi di KPU Sumbar. ”Seluruh logistik yang diminta ke KPU RI untuk memenuhi kebutuhan PSU telah sampai di gudang KPU Sumbar Kamis pagi. Setelah diinfokan ke KPU kabupaten dan kota di Sumbar, seluruh kebutuhan itu langsung dijemput dan untuk logistik telah selesai semuanya,” katanya.
Ia mengungkapkan, sebelumnya, jumlah PSU di Sumbar 100 TPS, namun pada Rabu malam (24/4) jumlahnya bertambah.
”Tambahannya satu TPS di Koto Laweh, Kabupaten Solok juga dipastikan melakukan PSU setelah diputuskan dalam rapat pleno di KPU di sana,” ungkapnya.
Bicara soal logistik, Gabriel mengutarakan bahwa surat suara yang diminta ke KPU RI sejatinya bersifat penambahan. Sebab sebelumnya KPU telah memiliki cadangan untuk PSU Sebanyak 1.000 surat suara untuk Dapil dan 1.000 surat suara untuk pilpres di kabupaten/kota.
“Jika ada kekurangan lagi akan diminta lagi. Untuk formulir C6, masing-masing KPU telah mulai memproduksinya sejak Rabu (24/4). Kita harus bergerak cepat agar PSU berjalan lancar dan tepat waktu, kepada masyarakat kita kembali mengimbau agar tetap melaporkan segala bentuk kecurangan saat PSU,” ungkapnya.
Gabriel mengatakan bahwa tidak semua PSU dilaksanakan pada 27 April. Contohnya saja pelaksanaan PSU di Kabupaten Solok yang dilaksanakan lebih awal pada 26 April.
”Hanya Kabupaten Solok yang 26 April, selebihnya dilakukan pada 27 April,” ujarnya.
Kondisi Polisi Pengaman Sehat
Sementara itu, Polresta Padang akan memperketat pengamanan saat proses pelaksanaan PSU di Kota Padang. Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan menyebutkan, pihaknya akan mengunakan sistem pola 212 dalam pengamanan.
Maksud dari pola itu adalah dua personel Polri mengamankan satu TPS yang dibantu dua anggota Pelindung Masyarakat (Linmas). “Kenapa kami tingkatkan pengamanannya, karena memang kalau PSU kami tentu harus lebih siap. Sehingga hal-hal yang dapat menganggu keamanan terhadap di TPS dapat kami antisipasi secepatnya, Mudah-mudahan Insya Allah, Padang semua dalam keadaan aman dan lancar,” ungkapnya.
Begitupun dalam rekapitulasi suara, kata Yulmar, pengamanan juga telah dilakukan di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Hingga nanti, pengamanan sampai ke rekapitulasi di tingkat kabupaten dan kota.
”Sementara suara masih dihitung di tingkat PPK, memang memerlukan waktu. Secepatnya memang agar dapat diangkut hingga ke KPUD tentu akan lebih baik, kami akan terus lakukan pengamanan,” kata Yulmar.
Ia juga memastikan untuk para personel yang melakukan pengamanan dalam kondisi baik. Sebelumnya, kata Yulmar, juga telah dilakukan pemeriksaan kesehatan setiap personel yang terlibat pengamanan selama pelaksanaan pemilu serentak 2019.
”Kondisi kesehatan personel sudah kami lakukan pengecekan, memang letih, apalagi pengamanan di PPK. Personel di PPK melakukan pengamanan secara bergantian, bekerja dua shift dan alhamdulillah dalam keadaan sehat,” ungkapnya. (heu/r)