LIVERPOOL akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah menumbangkan Aston Villa dengan skor 2–0 pada pekan ke-10 Liga Inggris, Minggu dini hari (2/11). Dalam laga ini, Mohamed Salah mencetak gol bersejarahnya yang ke-250 untuk The Reds, sekaligus mengakhiri rentetan hasil buruk yang menekan tim dalam beberapa pekan terakhir.
Kemenangan ini terasa sangat berarti bagi pasukan Arne Slot, yang sebelumnya terpuruk dengan enam kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Tiga poin di Anfield menjadi suntikan moral besar bagi tim menjelang serangkaian laga berat yang menanti.
Aston Villa sebenarnya mengawali laga dengan percaya diri. Baru lima menit berjalan, Morgan Rogers hampir membawa tim tamu unggul lebih dulu lewat sepakan keras yang menghantam tiang gawang. Tak lama berselang, Matty Cash juga memaksa kiper Giorgi Mamardashvili melakukan penyelamatan gemilang setelah tendangannya mengarah ke pojok gawang.
Namun, setelah tekanan awal dari tim tamu, Liverpool mulai mengambil alih kendali permainan. Kombinasi Dominik Szoboszlai, Alexis Mac Allister, dan Ryan Gravenberch membuat lini tengah Villa mulai kewalahan. Menit ke-43, The Reds sempat mencetak gol melalui sundulan Hugo Ekitike usai menerima umpan Szoboszlai, tapi dianulir VAR karena offside.
Tak lama kemudian, publik Anfield akhirnya bersorak. Di masa tambahan waktu babak pertama, Emiliano Martínez melakukan blunder fatal saat mencoba membuang bola dari lini belakang. Bola justru mengarah ke Salah, yang dengan tenang menaklukkan sang kiper dan membawa Liverpool unggul 1–0.
Gol itu bukan hanya membuka keunggulan, tapi juga menjadi gol ke-250 Salah untuk Liverpool, menjadikannya pemain ketiga dalam sejarah klub yang mencapai torehan tersebut, setelah Ian Rush (346) dan Roger Hunt (285).
“Ini sangat penting. Kami sempat mengalami beberapa kekalahan di liga dan Eropa. Saya senang bisa membantu tim kembali menang — ini dorongan besar menjelang laga-laga berikutnya,” ujar Salah kepada TNT Sports seusai pertandingan.
Memasuki babak kedua, Liverpool tampil lebih percaya diri. Dominasi mereka semakin terasa saat Ryan Gravenberch menggandakan keunggulan di menit ke-58. Tembakan keras gelandang asal Belanda itu membentur Pau Torres dan mengecoh Martínez, membuat Anfield kembali bergemuruh.
Bagi Gravenberch, gol ini menjadi momen penting setelah absen karena cedera. Sementara di sisi lain, Villa tampak kehilangan momentum. Pelatih Unai Emery berusaha mengubah strategi dengan memasukkan Ross Barkley dan Leon Bailey, namun upaya mereka tak membuahkan hasil.
Kiper Liverpool, Mamardashvili, tampil tenang di bawah tekanan dan membantu timnya mencatat clean sheet pertama dalam 11 laga terakhir. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2–0 bertahan untuk kemenangan Liverpool.
















