METRO PADANG

64 Penjaga Ditempatkan di 21 Titik Perlintasan Sebidang, Sistem Kerja Shift, Diberi Honor Sesuai UMR

1
×

64 Penjaga Ditempatkan di 21 Titik Perlintasan Sebidang, Sistem Kerja Shift, Diberi Honor Sesuai UMR

Sebarkan artikel ini
PEMBEKALAN— Wali Kota Padang Fadly Amran, memberikan pengarahan dan pembekalan kepada 64 personel penjagaan perlintasan sebidang yang diselenggarakan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota, Jumat (31/10).

PADANG, METRO–Wali Kota Padang Fadly Amran, memberikan pe­nga­rahan dan pembekalan kepada 64 personel pen­jagaan perlintasan sebi­dang di Kota Padang. Ke­giatan pembekalan yang di­selenggarakan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang ini, dilaksanakan di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (31/10).

Fadly Amran menekankan pentingnya peran pe­tu­gas penjaga perlintasan sebidang dalam menjaga keselamatan masyarakat serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah Kota Pa­dang.

“Tugas bapak dan ibu sekalian sangat vital. Satu kelalaian kecil saja bisa berakibat fatal bagi keselamatan masyarakat. Karena itu, kita harus bekerja dengan disiplin, tanggap, dan penuh tanggung ja­wab,” tegas Fadly.

Orang nomor satu di Kota Padang itu juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang yang selama ini telah berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan di titik-titik perlintasan yang belum dilengkapi palang otomatis.

Baca Juga  Wali Kota Hendri Septa Apresiasi Gelaran Pekan Ekraf Pariwisata Kota Padang 2021

“Kita ingin Kota Padang menjadi kota yang aman dan tertib dalam setiap aspek, termasuk keselamatan di jalur perlintasan kereta api. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, petugas di lapangan, dan masyarakat agar selalu mematuhi aturan serta hanya melintas di jalur resmi yang dibolehkan,” tambahnya didampingi Kepala Dinas Perhu­bungan, Ances Kurniawan.

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Hendrialdi, menjelaskan bahwa perekrutan petugas penjaga perlintasan melibatkan masya­ra­kat yang berdomisili di sekitar 21 titik perlintasan sebidang di Kota Padang.

Baca Juga  Akikah Cucu Alexandra Dihadiri Ibunda Wako Fadly Amran

“Mereka akan bertugas di perlintasan yang selama ini tidak terjaga dan belum memiliki palang pintu. Selain membantu sarana-prasarana, kita juga memberikan dukungan bagi pe­tugas berupa honor sesuai standar UMR/UMP Sumatera Barat,” ungkapnya.

Hendrialdi menambahkan, sistem kerja petugas dibagi dalam dua hingga tiga shift, tergantung intensitas lalu lintas di masing-masing titik. Untuk perlintasan yang dilalui angkutan barang, penjagaan dilakukan penuh selama 24 jam.

“Kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk menyatukan standar operasional di seluruh perlintasan agar pelayanan se­ma­kin profesional dan aman bagi semua pihak. Para personel juga kita bekali dengan pelatihan teknis terkait prosedur keselamatan, komunikasi darurat, dan penggunaan alat bantu penjagaan,” jelasnya. (brm)