BUKITTINGGI, METRO–Dalam momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.
Ramlan menegaskan, pelayanan kesehatan bukan sekadar urusan administratif, tetapi merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja dengan tulus dan penuh tanggung jawab. Semoga semangat kebersamaan ini terus kita pelihara demi kebaikan dan kesehatan masyarakat Bukittinggi,” ujar Ramlan, Jumat (31/10).
Menurutnya, kesehatan adalah hak dasar warga yang harus diutamakan di atas kepentingan ekonomi.
“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas. Kesehatan bukan soal mencari profit, tapi tentang pengabdian,” tegasnya.
Ramlan juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi telah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC), artinya seluruh warga telah memiliki jaminan kesehatan melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Ia menekankan komitmen Pemko untuk terus memperkuat kolaborasi demi pemerataan akses layanan kesehatan.
Di sisi lain, Wali Kota turut menyoroti meningkatnya kasus campak di Bukittinggi. Saat ini, capaian imunisasi baru sekitar 30 persen. Karena itu, ia mendorong tenaga kesehatan untuk lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi bagi anak-anak.
“Peringatan HKN ke-61 ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat dan memperkuat kerja sama antara pemerintah dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan HKN di Bukittinggi diawali dengan senam bersama, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta yang hadir. Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai acara, sebagai simbol komitmen bersama menuju masyarakat Bukittinggi yang lebih sehat dan sejahtera. (pry)





