BERITA UTAMA

Masyarakat Inderapura Desak PT Incasi Raya Serahkan  Hak Plasma 20 Persen

3
×

Masyarakat Inderapura Desak PT Incasi Raya Serahkan  Hak Plasma 20 Persen

Sebarkan artikel ini
DEMO— Ratusan masyaraakt dari Kecamatan Pancung Soal dan Kecamatan Air Pura melakukan aksi demo menuntut PT Incasi Raya menyerahkan hak plasma 20 persen dari HGU.

PESSEL METRO–Ratusan masyarakat di Keca­matan Pancung Soal dan Kecamatan Air Pura, Kabupaten Pesisir Selatan mendatangi pabrik PT Incasi Raya untuk menyampaikan sejumlah tun­tutan kepada pihak perusahaan, Senin (27/10).

Sambil membentangkan spanduk bertuliskan tuntutanya, ratusan ma­syarakat Inderapura menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda em­pat, bergerak dari posko Inderapura Bersatu Gu­dang Garan Muara Sakai menuju PT Incasi Raya.

Aksi siang itu mendapatkan pengamanan dari personel Polres Pessel bersama jajaran Polsek Pancung Soal, dan Polsek Ta­pan hingga TNI. Di tengah cuaca panas ratusan ma­syarakat Inderapura, gu­na­kan toah berdiri diatas mobil, perwakilan pengunjuk rasa sampaikan tuntutan.

Koordinator Lapangan Lucky Andesco, dalam ora­sinya mengatakan, aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk perjuangan ma­sya­rakat Inderapura, untuk menuntut hak masyarakat yang selama ini tertindas oleh PT Incasi Raya.

Dikatakan Lucky, ma­syarakat Inderapura meminta pada pimpinan PT Incasi Raya agar  bisa hadirkan kebun raya plasma 20 perseb, dari HGU PT Incasi Raya. Karena kebun raya plasma 20 persen adalah hak masyarakat Inderapura yang harus disiapkan oleh pihak perusahaan.

“Kita minta pimpinan PT Incasi Raya bisa me­nunjukan mana lokasi kebun raya plasma 20 persen yang menjadi hak ma­sya­rakat,” tegas Lucky.

Lucky memastikan, apa yang menjadi hak ma­sya­rakat Inderapura ini akan terus diperjuangkan, sampai pihak PT Incasi Raya memenuhi permin­taan ma­syarakat.

“Aksi ini bukan main-main atau sekedar orasi. Jika apa menjadi tuntutan tidak bisa diwujudkan dan mendapatkan jawaban, ma­ka saya bersama ma­sya­rakat Inderapura akan melumpukan kegiatan di PT Incasi Raya,” tutur dia.

Sementara itu, Jamaris, tokoh mayarakat Inderapura menegaskan, PT. Incasi Raya harus mampu hadirkan kebun raya plasma 20 persen dari HGU di PT Incasi Raya untuk m­a­sya­rakat Inderapura.

“Kebun raya plasma berada di tengah-tengah kebun inti. Tidak ada alasan tidak tersedia lahan plasma. Karena, kebun raya plasma diambil dari HGU yang ada,” ungkapnya.

Setelah difasilitasi oleh Kepolisian, akhirnya beberapa orang pimpinan PT Incasi Raya bersedia menemui masayarakat. Rifai, pimpinan Kebun Sodetan PT Incasi Raya bersama beberapa orang managemen PT Incasi Raya, memastikan akan menindaklanjuti tututan masaya­rakat.

“Apa menjadi tuntutan masyarakat Inderapura akan disampaikan pada pimpinan tertinggi. Kita tidak bisa putuskan hari ini, karena kita sampaikan lebih tinggi. Apa menjadi tuntutan kita akan akomodir,” tekuknya.

Aksi kembali berlanjut pukul 02.30 WIB. Sebanyak 20 orang perwakilan ma­sya­rakat Inderapura diterima masuk ke ruang rapat pertemuan PT Incasi Raya yang dihadiri pimpinan PT Incasi Raya Grup Kabupaten Pesisir Selatan, M Adril beserta managamen lainya.

“Apa menjadi tuntutan masyarakat Inderapura telah menjadi pemba­ha­san, dan telah disampaikan pada pimpinan PT Incasi Raya di Padang,” kata M Adril.

M Adril berharap ma­syarakat bisa bersabar menunggu jawaban dari pimpinan, dan berharap kegiatan di perusahaan bisa tetap berjalan seperti biasa.

Dari pertemuan tersebut antara pihak perusahaan dan masyarakat tidak ketemu kata sepakat. Perwakilan masyarakat Inderapura membubarkan diri. (rio)