METRO SUMBAR

Tingkatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan, Dari Layananan Manual menjadi Digital

0
×

Tingkatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan, Dari Layananan Manual menjadi Digital

Sebarkan artikel ini

Padangpariaman – DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil Padangpariaman hingga kini terus melakukan peningkatan kualitas petugas yang mendukung pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan. Selain melaksanakan pelayanan public pada beberapa pusat pelayanan, Dinas Dukcapil juga berupaya untuk meningkatkan kualitas data kependudukan melalui petugas di nagari.
Diantara pelayanan yang saat ini dilakukan adalah pelayanan pada front-office Dinas Dukcapil, pelayanan pada Gerai Pelayanan Dukcapil Sungai Limau, pelayanan keliling SiBimo, pelayanan keliling Ajek, Gerai Dukcapil RSUD Pariaman, Gerai Dukcapil RSUD Padangpariaman, pelayanan dihari libur Pedang Saber dan Dukcapil Weekend Service.
Selain pelayanan tersebut, Dinas Dukcapil Padangpariaman terus membenahi kualitas data penduduk. Proses pembenahan kualitas data pendudukan berawal dari pemutakhiran kartu keluarga penduduk.
Saat ini yang menjadi prioritas sesuai dengan perkembangan pemerintahan nagari pemekaran adalah penduduk nagari pemekaran, dimana masih banyak kartu keluarga penduduk yang belum dimutakhirkan baik alamatnya maupun elemen data setiap penduduk yang ada dalam kartu keluarga.
Oleh karena pemerintah nagari menjadi objek yang paling dekat dengan masyarakat dalam pelayanan, maka Dinas Dukcapil akan memberikan akses Sistem Informasi Administrasi Kependudukan sampai ke tingkat nagari.
Hal ini juga mendukung program pemerintah khususnya Kementerian Dalam Negeri dengan Dukcapil Go Digital. Dengan program ini, proses pelayanan pemutakhiran Kartu Keluarga pada beberapa elemen data sudah bisa di-update dinagari. Untuk melaksanakan program ini, Dinas Dukcapil akan melakukan bimbingan teknis pada tahap pertama yang akan diikuti oleh operator-operator dari 43 nagari pemekaran tahun 2018.
Sedangkan nagari lainnya akan di bimtek pada tahap berikutnya. Bertempat di Prisma Room Dukcapil (Pusat Riset Statistik dan Manajemen Data), bimtek ini akan mendalami proses teknis pemutakhiran kartu keluarga dan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 10 sampai dengan 12 April 2019.
Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni menyatakan pelaksanaan bimtek yang telah dilakukan disdukcapil dapat mencapai sasarannya sampai pada tahap operasional, dimana para operator yang di bimtek dapat mengaplikasikannya dinagari.
“Harus di bimbing sampai bisa, karena ini akan menentukan kualitas data penduduk kita dimasa yang akan dating. Sehingga kualitas pelayanan administrasi kependudukan terus meningkat,” ujarnya.
Apalagi katanya, program Padangpariaman Smart City agar Dinas Dukcapil yang terus mengembangkan teknologi kekinian dalam pelayanan public di Padangpariaman. “Kita berharap Dinas Dukcapil menjadi pelopor layanan digital di Padangpariaman, pelayanannya harus semakin mudah karena dinas ini bersentuhan langsung dengan masyarakat dan pelayanannya langsung dirasakan oleh masyarakat. Yang sekarang sedang dikembangkan, harus terus ditingkatkan,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Dukcapil Padangpariaman Muhammad Fadhly menjelaskan bahwa dinas Dukcapil terus berupaya menggiring penggunaan data kependudukan dalam setiap pelayanan publik di OPD-OPD.
Penggunaan NIK dalam pelayanan menjadi hal penting untuk membuat program pemerintah dalam bidang apapun, tepat sasaran. Oleh karenanya, update data penduduk oleh nagari menjadi isu penting saat ini, agar data dapat digunakan dengan baik dan benar. Seiring dengan itu, saat ini Kadisdukcapil terus melakukan sosialisasi penggunaan NIK dalam pelayanan publik di OPD, dengan cara mengundang OPD-OPD yang akan memanfaatkan data kependudukan ke Prisma Room Dukcapil.
Di ruangan ini, disajikan data kependudukan dan contoh-contoh aplikasi yang telah digunakan dengan menjadikan NIK sebagai kuncinya. “Kita berharap semua OPD sudah harus mulai move-on dan berubah menjadi digital dalam pelayanan. Caranya, menjadikan layanan yang manual saat ini menjadi layanan berbasis aplikasi,” tambahnya.
Diurai satu persatu, Disdukcapil Padangpariaman memiliki beragam inovasi dan kreatif menjalanan percepatan pelayanan pada masyarakat. Seperti terhitung dari 2017, terdapat program Pedang Saber (Petugas Datang Semua Administrasi Beres), Alpa Beta (Anak Lahir Pulang Bawa Akta), Ajek (Antar Jemput Administrasi Kependudukan), Dukcapil Weekend Service, Mitra PMI dan Kadoku KTP Elektronik bagi siswa/i SLTA.
Disdukcapil bersama DPTPMP Padangpariaman di tahun 2018 bersinergi memberian pelayanan jemput bola, langsung ke setiap Nagari. Kegiatan dilaksanakan secara bergilir dan dijadwalkan ke seluruh kecamatan dan nagari. “Kita melakukan ini untuk mempermudah pelayanan dan pengurusan KTP Elektronik, KK, Perubahan Data, Pembayaran IMB atau lainnya,” ungkapnya. Program tersebut jelas sangat membantu masyarakat dan kinerja pemerintah daerah itu sendiri. Terutama penghimpunan data jumlah serta perubahan yang terjadi akibat pergi pulang atau pergi meran tau. Alhasil, terhitung dari 2018, puluhan ribu masyarakat sudah memiliki E-KTP.(***)