AGAM/BUKITTINGGI

Bukittinggi Kembangkan Wisata Edukasi Sejarah, Hidupkan Nilai-Nilai Perjuangan Lewat Heritage Walk

0
×

Bukittinggi Kembangkan Wisata Edukasi Sejarah, Hidupkan Nilai-Nilai Perjuangan Lewat Heritage Walk

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah Kota Bukittinggi terus memperkuat komitmennya dalam me­ngembangkan destinasi wisata berbasis edukasi sejarah, sebagai upaya menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai historis yang melekat pada kota tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi, Rofie Hendria, menyampaikan bahwa pelestarian wisata sejarah bukan sekadar menjaga bangunan atau peninggalan fisiknya, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.

“Pelestarian edukasi sejarah dalam sisi wisata bukan hanya memelihara fisik peninggalannya, tapi juga melalui edukasi kepada warga dan pengunjung hingga sejarah bisa tetap hidup,” ujar Rofie, Jumat (24/10).

Bukittinggi, yang dikenal sebagai salah satu kota bersejarah di Sumatera Barat, memiliki banyak destinasi wisata bernilai tinggi seperti Jam Gadang, Benteng Fort De Kock, dan Lobang Jepang. Lokasi-lokasi tersebut menjadi saksi bisu perjuangan bangsa, sekaligus ruang pembelajaran bagi generasi muda.

“Nilai historisnya menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda. Ba­nyak bukti fisik jejak perjuangan dari zaman Belanda hingga kemerdekaan di Bukittinggi,” tambahnya.

Untuk menjaga kelestarian dan meningkatkan pemahaman pengunjung, Dinas Pariwisata Bukittinggi telah melakukan ber­bagai upaya. Di antaranya dengan menyediakan pemandu wisata profesional, memasang papan informasi dan kode QR yang memudahkan wisatawan mengakses penjelasan sejarah secara digital, serta menjalin kerja sama de­ngan lembaga pendidikan untuk program edukasi lapangan.

“Kami juga melakukan konservasi berkala terhadap keaslian dan nilai sejarah dari situs-situs tersebut,” jelas Rofie.

Selain itu, Pemerintah Kota Bukittinggi juga te­ngah mendorong penguatan konsep Heritage Walk — rute wisata terpadu yang menghubungkan beberapa destinasi bersejarah di pusat kota. Konsep ini diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi pengunjung lokal maupun mancanegara. (pry)