AGAM/BUKITTINGGI

Irman Gusman Dorong Sinergi Ranah–Rantau, Bupati Agam Paparkan Progul dan Peluang Investasi Daerah

0
×

Irman Gusman Dorong Sinergi Ranah–Rantau, Bupati Agam Paparkan Progul dan Peluang Investasi Daerah

Sebarkan artikel ini
Anggota DPD RI, Irman Gusman, melakukan kunjungan ke Kabupaten Agam, Kamis (23/10). Kunjungan itu disambut Bupati Agam, Benni Warlis, bersama unsur Forkopimda dan para pejabat daerah di kediaman resmi Bupati Agam.

AGAM, METRO–Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, H. Irman Gusman, SE., MBA, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam, Kamis (23/10).

Kedatangan senator asal Sumatera Barat tersebut disambut hangat oleh Bupati Agam, H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, bersama unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat daerah di kediaman resmi Bupati Agam, Padang Baru, Lubuk Basung.

Dalam pertemuan itu, Bupati Benni memaparkan berbagai program unggulan dan potensi investasi strategis yang tengah digarap Pemerintah Kabupaten Agam.

Beberapa program prioritas yang menjadi sorotan antara lain Sawah Pokok Murah, Bangkik dari Surau, Sholat Champion, serta Nagari Creative Hub berbasis masjid.

Menurut Bupati Benni, program-program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan keagamaan, tetapi juga menyentuh aspek sosial, adat, dan ekonomi kreatif masyarakat.

“Selain program Bangkik dari Surau, melalui Nagari Creative Hub berbasis masjid, kita ingin menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat — tempat lahirnya ide dan inovasi dalam bidang keagamaan, sosial, budaya, maupun ekonomi,” jelas Benni.

Selain di bidang sosial dan keagamaan, Pemkab Agam juga fokus mengembangkan sektor pariwisata dan investasi daerah.

Bupati Benni mengungkapkan bahwa pengembangan kawasan wisata Linggai di Danau Maninjau menjadi salah satu prioritas utama. Di sisi lain, Pantai Bandar Mutiara di Kecamatan Tanjung Mutiara juga terus dibenahi agar mampu menarik wisatawan sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat pesisir.

“Kami berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan menyiapkan berbagai dokumen pendukung seperti RTRW, studi kelayakan, dan master plan pada sektor-sektor unggulan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Irman Gusman memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Agam yang dinilai berhasil memadukan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan keagamaan secara seimbang.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Pemkab Agam yang mampu menyatukan nilai agama dan pembangunan ekonomi dalam satu arah kebijakan,” ujar Irman.

Mantan Ketua DPD RI itu juga menekankan pentingnya data sebagai aset strategis dalam mempercepat pembangunan daerah. Ia mencontohkan kemajuan negara seperti Tiongkok yang berawal dari peran besar diaspora mereka.

“Data adalah aset paling berharga saat ini. Seperti pepatah Minang, marantau bujang dahulu, di rumah baguno balun. Kita perlu mendata para perantau agar ranah dan rantau bisa bersinergi,” ungkap Irman.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya menghidupkan kembali konsep “brain gain”, yaitu mengidentifikasi dan mengajak para tokoh perantau sukses — mulai dari ulama, akademisi, profesor, hingga pelaku ekonomi — untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Dengan kemajuan teknologi saat ini, kolaborasi antara ranah dan rantau sangat memungkinkan. Ini cara efektif untuk mempercepat pembangunan di Agam,” jelasnya.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perantau, dan pemangku kepentingan nasional dalam mewujudkan Agam sebagai daerah yang berkelanjutan, religius, dan berdaya saing. (pry)