METRO PADANG

Institut Konfusius Ke-10 di Indonesia Diresmikan di UNP, Targetkan Mahasiswa Mandarin di 2026 Capai 1.000 Orang

1
×

Institut Konfusius Ke-10 di Indonesia Diresmikan di UNP, Targetkan Mahasiswa Mandarin di 2026 Capai 1.000 Orang

Sebarkan artikel ini
JAMUAN DELEGASI— Wali Kota Padang, Fadly Amran, menggelar pertemuan dan jamuan dengan seluruh delegasi Tianjin Foreign Studies University (TFSU), Republik Rakyat Tiongkok di Padang, Rabu (22/10). Turut hadir Konsul Jenderal (Konjen) RRT di Medan, Huang He, serta perwakilan dari UNP.

PADANG, METRO–Universitas Negeri Padang (UNP) secara resmi menjadi tuan rumah Pusat Pembelajaran Bahasa dan Budaya Tiongkok, atau Institut Konfusius, yang ke-10 di Indonesia. Langkah strategis ini ditandai dengan kunjungan delegasi tingkat tinggi dari Tianjin Foreign Studies University (TFSU), Republik Rakyat Tiongkok, ke Padang.

Delegasi yang dipimpin langsung oleh Rektor TFSU, Li Yingying, tersebut dijadwalkan akan meresmikan Institut Konfusius di kampus UNP pada Kamis (23/10/2025).

Menyambut kerja sa­ma ini, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menggelar pertemuan dengan seluruh delegasi di Padang, Rabu (22/10). Turut hadir Konsul Jenderal (Konjen) RRT di Medan, Huang He, serta perwakilan dari UNP dan jajaran OPD Pemko Padang.

Dalam pertemuan ter­sebut, Konjen Huang He men­jelaskan bahwa Peme­rintah Tiongkok bersama UNP tidak hanya mendirikan pusat bahasa, tetapi juga berkomitmen penuh untuk membuka jurusan Bahasa Mandarin dengan dukungan pengajar langsung dari Tiongkok.

Target yang dicanangkan pun sangat ambisius. “Kami optimistis, pada Agustus 2026 jumlah mahasiswa jurusan Bahasa Mandarin di UNP bisa mencapai lebih dari 1.000 orang,” ungkap Huang He melalui penerjemahnya.

Ia berharap kebera­da­an Institut Konfusius ini da­pat mempromosikan ba­hasa Mandarin serta memfasilitasi pertukaran budaya yang lebih erat antara Indonesia dan Tiongkok.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut baik kolaborasi strategis di bi­dang pendidikan ini. Ia menegaskan bahwa Pemko Padang sangat terbuka untuk memperluas jejaring kerja sama internasional, sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia.

“Kota Padang terbuka untuk berkolaborasi. Kita ingin anak-anak kita punya kesempatan belajar ke luar negeri, termasuk ke Tiongkok,” ujar Fadly Amran.

Fadly menambahkan bahwa Pemko Padang saat ini tengah menyiapkan program beasiswa luar negeri, sesuai dengan Program Unggulan Padang Juara, untuk mendorong lebih ba­nyak generasi mu­da menempuh pendidikan global.

“Dalam lima tahun ke depan, kami menargetkan lebih banyak pelajar Pa­dang bisa belajar ke luar negeri, tentu melalui proses seleksi dan pembinaan yang baik,” tambahnya. (fan)