PAYAKUMBUH/50 KOTA

Komit Pemberantasan Narkoba, Pemko Diapresiasi BNN Provinsi

0
×

Komit Pemberantasan Narkoba, Pemko Diapresiasi BNN Provinsi

Sebarkan artikel ini
APRESIASI—Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, bersama Asisten III, Polres Payakumbuh, BNN Kota Payakumbuh, serta OPD terkait sambut tamunya Brigjen Pol Riki,

POLIKO, METRO–Pemko Payakumbuh mendapat apresiasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat atas komitmen dan kepeduliannya dalam u­paya pencegahan serta pemberantasan penya­lah­­gu­naan narkoba di daerah. Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, Brigjen Pol Riki Yanuarfi, saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Payakumbuh, Rabu (22/10).

Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, bersama Asisten III, Polres Payakumbuh, BNN Kota Payakumbuh, serta OPD terkait.

Menurut Brigjen Pol Riki, Payakumbuh menjadi salah satu daerah pa­ling aktif di Sumatera Ba­rat dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba. Ia menilai, peran pemerintah daerah dalam melakukan sosialisasi dan memperkuat ketahanan masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan.

“Saya melihat Pemko Payakumbuh merupakan salah satu daerah yang sangat peduli terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan pe­nyalahgunaan narkoba. Pemerintah daerahnya aktif berkolaborasi de­ngan berbagai pihak, termasuk BNN, untuk membangun ketahanan ma­syarakat terhadap bahaya narkoba,” kata Brigjen Pol Riki.

Baca Juga  Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-76, Koto Tinggi Bisa Jadi Kota Satelit dan Segi Tiga Emas

Mantan Kepala BNN pertama Kota Payakumbuh itu juga mengapresiasi langkah Pemko yang telah memfasilitasi pela­yanan BNN di Mal Pela­yanan Publik (MPP) Payakumbuh.

Menurutnya, kebijakan itu mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses layanan konseling dan rehabilitasi.

Brigjen Pol Riki menegaskan, upaya perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi lintas sektor disebut menjadi kunci utama dalam menekan peredaran narkoba yang kini telah menyentuh berbagai lapisan masya­rakat.

“Kita harus bersama-sama menekan suplai pe­re­daran narkoba, memperkuat iman masyarakat, serta terus melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba. Tiga hal ini menjadi kunci agar kita bisa mewujudkan masyarakat yang bersih dari narkoba,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyalahgunaan narkoba bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut nilai kemanusiaan.

“Kalau tidak dari sekarang kita cegah, siapa yang akan menjadi pemimpin di masa depan bila generasi mudanya rusak oleh narkoba?” ka­tanya.

Baca Juga  Selama 10 Tahun, Riza Falepi Sudah Merenovasi 4.000 RTLH

Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperkuat program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Ia menyebut, posisi Kota Payakumbuh yang berada di jalur perlintasan antarwilayah menjadi tantangan tersendiri dalam mencegah peredaran narkoba. “Apalagi Payakumbuh berada di jalur perlintasan, makanya perlu peran semua pihak untuk memberantas peredaran gelap narkoba ini. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” ujar Elzadaswarman.

Ia menekankan, pen­cegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan terkecil, seperti keluarga dan sekolah, agar kesadaran masyarakat tumbuh sejak dini.

“Pemerintah, kepolisian, dan seluruh pihak harus terus berjuang bersama ‘fight together’ me­lawan narkoba dan penyalahgunaan zat berbahaya lainnya. Mari bersama kita wujudkan Payakumbuh yang benar-benar bebas dari narkoba,” pungkasnya. (uus)