BANDUNG, METRO – Para pengembang perumahan yang tergabung dalam Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Barat siap mendukung pelaksanaan Program Satu Juta Rumah di bumi parahyangan. Saat ini, Himperra tetap fokus untuk membangun rumah-rumah bersubsidi untuk masyarakat sehingga dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Jawa Barat memiliki rumah yang layak huni dan terjangkau.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himperra Jawa Barat, Iswadi kepada sejumlah wartawan di sela-sela Pameran Perumahan bertajuk Gebyar Rumah Jabar Tahun 2019 di Bandung, Rabu (24/4/2019). Pameran Gebyar Rumah Jabar ini diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Kementerian PUPR dan Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat.
Pameran tersebut dilaksanakan di Metro Indah Mall Bandung selama lima hari mulai 24–28 April 2019 dan ikuti oleh 27 instansi yang berada di 42 stand pameran. Pameran tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Dwityo A Soeranto yang mewakili Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid.
Dalam pameran ini juga selain ditampilkan berbagai macam hasil pembangunan perumahan bersubsidi oleh para pengembang di Jawa Barat juga ada penawaran produk perbankan dan informasi tentang Program Satu Juta Rumah dari Kementerian PUPR. “Kami akan terus mendukung program pemerintah dalam pembangunan rumah untuk masyarakat. Dalam hal ini kami akan mendukung penuh Program Satu Juta Rumah di Jawa Barat,” katanya.
Iswandi menyatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah backlog perumahan di Jawa Barat berada di peringkat pertama. Hal itu tentunya menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan mengingat pertumbuhan penduduk di Jawa Barat semakin meningkat setiap tahun.
“Potensi pasar perumahan di Jawa Barat ini sangat tinggi. Untuk itu kerja sama dan sinergi dari para pemangku kepentingan bidang perumahan di Jawa Barat harus terus ditingkatkan,” terangnya.
Hingga saat ini, imbuhnya, sebanyak 200 pengembang perumahan di Jawa Barat yang tergabung dalam Himperra terus membangun rumah-rumah bersubsidi dengan harga yang terjangkau. Diperkirakan setiap tahun aka nada tambahan sekitar 50 pengembang yang akan bergabung dalam Himperra sehingga diharapkan capaian pembangunan rumah untuk masyarakat semakin banyak.
Terkait dengan pelaksanaan Pameran Gebyar Rumah Jabar, Himperra sangat mendukung kegiatan tersebut. Selain untuk sarana promosi hasil pembangunan rumah yang dibangun pengembang, para peserta yang berasal dari pemerintah pusat seperti Kementerian PUPR maupun Dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat dan kalangan perbankan juga dapat mengedukasi masyarakat mengenai berbagai kebijakan dan program pembiayaan di bidang perumahan.
“Selama ini banyak pameran perumahan hanya untuk kalangan menengah ke atas. Sedangkan pameran rumah bersubsidi jarang sekali. Padahal banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang butuh informasi tentang perumahan bersubsidi. Jadi pameran seperti ini harus rutin dilaksanakan setiap tahun sekali atau dua kali juga lebih baik,” harapnya.
Himperra berharap pemerintah bisa lebih mempermudah perizinan dan memberikan bantuan untuk para pengembang yang benar-benar fokus membangun rumah bersubsidi. (r)





