AGAM, METRO–Rumah semi permanen di Jorong Solok Baruh, Nagari Salo, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, mengalami kebakaran pada Selasa (21/10) sekitar pukul 08.45 WIB. Seorang anak berusia 4 tahun dilaporkan tengah berada dalam rumah saat insiden kebakaran terjadi.
Beruntung, nyawa anak tak berdosa yang sudah dikepung kobaran api di dalam rumah, bisa diselamatkan. Warga yang mendengar teriakan sang anak, langsung memaksa masuk ke dalam rumah dan mengevakuasinya ke luar rumah. Tak berselang lama, tiga unit armada pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk menjinakkan api.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Damkar Agam, Eki Marlinda mengatakan, setelah menerima adanya kejadian kebakaran, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian.
“Kita merespon laporan ini sekitar delapan menit setelah menerima laporan. Kami bersama warga berupaya keras memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lain di sekitar lokasi,” ungkap Eki.
Eki menambahkan, untuk mempercepat proses pemadaman, pihaknya mengerahkan tiga armada. Rinciannya, dua unit armada berasal merupakan milik Damkar Agam dan satu mobil bantuan dari Damkar Bukittinggi.
“Kita juga menurunkan petugas, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat sekitar dalam memadamkan api membakar rumah milik Nasrul (70). Selama proses pemadaman tidak ada kendala,” tutur dia.
Selain itu, Eki mengakui adanya balita yang terjebak di dalam rumah saat kebakaran. Korban merupakan cucu dari pemilik rumah. Korban ketika itu sedang bermain di rumah kakeknya saat kebakaran terjadi.
“Syukurlah balita tersebut berhasil diselamatkan tanpa luka. Warga cepat menyelamatkannya sebelum api menjalar ke seluruh bagian rumah,” ujar Eki.
Eki menambahkan, akibat kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
“Penyebab kebakaran sedang dalam proses penyidikan oleh pihak berwajib. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah. Ia meminta warga selalu mematikan kompor dan peralatan elektronik sebelum meninggalkan rumah serta menjauhkan sumber api dari bahan mudah terbakar,” tutupnya. (*)






