METRO PADANG

Andre Rosiade Kukuhkan IKM Jepang, Pererat Persaudaraan Perantau Minang di Negeri Sakura

0
×

Andre Rosiade Kukuhkan IKM Jepang, Pererat Persaudaraan Perantau Minang di Negeri Sakura

Sebarkan artikel ini
PENGUKUHAN PENGURUS— Ketua Umum Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM), Andre Rosiade, melantik pengurus Dewan Pengurus Luar Negeri (DPLN) IKM Jepang dalam sebuah acara yang digelar di Ota Bunkanomori, Ota City, Tokyo, Jumat (17/10).

TOKYO, METRO–Ketua Umum Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM), Andre Rosiade, resmi melantik pengurus Dewan Pengurus Luar Negeri (DPLN) IKM Jepang dalam sebuah acara yang digelar di Ota Bunkanomori, Ota City, Tokyo, Jumat (17/10).

Pelantikan Ketua DPLN IKM Jepang Harico Sofendra ini menjadi langkah strategis untuk mempererat tali per­sau­daraan dan me­nya­tukan jaringan perantau Minang di luar negeri di bawah naungan IKM. Ha­rico didampingi Wakil Ke­tua Mahatta Dinata, Se­kretaris Iwan Sugeng, Ben­dahara Atika Putri dan pe­ngurus lainnya.

Salah satu pengurus IKM, Heri, menyampaikan bahwa gagasan penyatuan perantau Minang di seluruh dunia berawal dari visi Andre Rosiade. “Abangda Andre Rosiade punya mim­pi besar menghubungkan perantau Minang agar ber­sama-sama berkontribusi untuk bangsa,” ujarnya.

Andre menjelaskan, pembentukan IKM Jepang merupakan bentuk nyata upaya memperkuat kebersamaan dan memperluas jaringan perantau Minang­kabau di mancanegara. Ia menilai IKM menjadi wa­dah inklusif bagi berbagai organisasi Minang agar bisa bersinergi dan bergerak bersama.

“Banyak organisasi pe­rantau Minang yang sudah ada. Melalui IKM, kami ingin menyatukan semuanya. Kini IKM telah hadir hampir di seluruh provinsi,” jelas Andre.

Ia juga menekankan bahwa IKM tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga pada kegiatan sosial dan kemanusiaan. “Kami sudah menyalurkan bantuan untuk pengungsi Minang di Papua serta korban banjir di Bali. Kami ingin IKM berperan sebagai mitra aktif pemerintah daerah di ma­na pun berada,” tambah Wa­kil Ketua Komisi VI DPR ini.

Dukungan terhadap lang­kah tersebut datang dari KBRI Tokyo. Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo, Maria Renata Hutagalung, mengungkapkan apresiasinya atas terbentuknya IKM Jepang. “Saat ini jumlah warga Indonesia di Jepang telah mencapai sekitar 230 ribu orang, me­ningkat empat kali lipat dalam empat tahun terakhir,” ujarnya.

Renata berharap IKM Jepang dapat menjadi tempat yang menaungi seluruh diaspora Indonesia di Jepang. “Semoga DPLN IKM Jepang menjadi rumah yang hangat, tidak hanya bagi warga Minang, tetapi juga bagi seluruh WNI di Jepang,” kata Ketua DPD Gerindra Sumbar. (*)