PADANG, METRO–Smart Surau sudah berjalan tiga pekan. Sepanjang pelaksanaannya, antisiasme siswa terbilang tinggi.
Setiap hari siswa sekolah hadir di masjid dan musala untuk melaksanakan salat subuh berjamaah. Angka jumlah siswa yang melaksanakan salat subuh terus bertambah setiap harinya.
Tingginya antusiasme siswa sekolah untuk hadir di masjid dan musala cukup menyenangkan hati Wali Kota Padang Fadly Amran. Wali Kota berencana akan menyerahkan hadiah kepada siswa yang paling rajin datang ke masjid dan musala ketika salat subuh berjamaah.
“Kita segera menyerahkan hadiah untuk siswa yang paling rajin datang ke masjid atau mushala,” ungkap Wali Kota Fadly Amran di Balai Kota Padang, Senin (20/10).
Fadly Amran enggan menyebutkan apa saja hadiah yang akan diberikan. Terpasti, hadiah itu menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus hadir shalat subuh di masjid atau mushala.
“Rencananya hadiah diserahkan pada pekan pertama bulan November nanti,” sebut wako.
Meski dalam tahap ujicoba, akan tetapi antusiasme siswa dalam menjalankan program Smart Surau sangat mencengangkan. Bahkan Wako Fadly Amran berencana, hadiah bagi siswa paling rajin datang ke surau akan lebih besar lagi di 2026 nanti.
“Untuk siswa yang tertinggi kehadirannya tahun besok, hadiahnya kita harapkan umrah,” harap Fadly.
Sementara itu, menyikapi turunnya TKD bagi Kota Padang, pemerintah setempat berencana akan terus melakukan optimalisasi progul Smart Surau. Progul tanpa biaya itu akan diterapkan secara optimal di tahun 2026 nanti.
“Seluruh kita hadir di masjid dan mushala, termasuk seluruh ASN,” jelas wali kota.
Untuk diketahui, pelaksanaan perdana Smart Surau ditandai dengan kegiatan Subuh Mubarakah, Senin (6/10), yang diikuti siswa kelas 4-6 SD serta kelas 1-3 SMP di masjid-masjid sekitar tempat tinggal mereka.
Smart Surau memiliki empat aktivasi utama. Setelah diawali kegiatan Subuh Mubarakah, Pemko Padang secara bertahap akan menyiapkan Ruang Digital di setiap masjid yang dilengkapi WiFi, AC, sepuluh tablet, serta aplikasi ruang guru dan ruang kreativitas.
Kemudian disusul pengembangan kurikulum TQA dan MDTW, serta program Remaja Reborn sebagai wadah pembinaan generasi muda.
Untuk kelancaran pelaksanaannya, Pemko telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Smart Surau yang melibatkan guru SD, SMP, TPQ, MDTW, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Satgas ini akan bekerja mulai dari tingkat kota hingga kelurahan.
Program unggulan dari pasangan Fadly Amran-Maigus Nasir ini, juga sejalan dengan program nasional yang menanamkan tujuh karakteristik anak Indonesia generasi emas. Seperti mulai dari bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, serta gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur lebih awal.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Padang, Jasman, menyebutkan bahwa untuk tahap awal di tahun 2025, program Subuh Mubarakah akan dijalankan secara rutin.
“Para siswa akan melakukan absensi melalui barcode yang terintegrasi dengan sistem absensi sekolah. Insya Allah, Smart Surau dengan seluruh aktivasinya akan berjalan efektif pada 2026 nanti,” imbuh Jasman. (brm)






