AGAM/BUKITTINGGI

Rakor Perekonomian Sumbar 2025, Gubernur Mahyeldi Dorong Pertumbuhan Inklusif dan Investasi Berkelanjutan

0
×

Rakor Perekonomian Sumbar 2025, Gubernur Mahyeldi Dorong Pertumbuhan Inklusif dan Investasi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
rakor— Pemprov Sumbar menggelar rakor Perekonomian Sumatera Barat Tahun 2025 dengan tema “Tantangan dan Peluang Investasi Kabupaten/Kota Dalam Mencapai Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Barat Tahun 2025–2029”, di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat, Padang, Senin (20/10).

AGAM, METRO–Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi Perekonomian Su­matera Barat Tahun 2025 dengan tema “Tantangan dan Peluang Investasi Kabupaten/Kota Dalam Mencapai Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Barat Tahun 2025–2029”, di Auditorium Gubernuran Sumbar, Pa­dang, Senin (20/10).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Buya Mahyeldi Ansharullah Dt. Marajo, dan diikuti oleh seluruh kepala daerah dari kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Dari Kabupaten Agam, hadir Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM Dt. Tan Batuah, yang turut berpartisipasi dalam pembahasan arah kebijakan ek­o­nomi daerah ke depan.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dilihat sebagai angka statistik, melainkan harus mencerminkan kehidupan masyarakat yang bekerja dan berjuang di berbagai sektor — mulai dari petani, nelayan, pedagang, hingga pelaku UMKM.

Baca Juga  95 Mustahik Agam Timur Terima Program Zakat Pemerintah Daerah

“Pertumbuhan ekonomi sejati bukan sekadar tinggi, tetapi harus inklusif. Bukan hanya tentang naiknya angka PDRB, tapi bagaimana rakyat merasakan kesejahteraan, kemiskinan me­nurun, lapangan kerja terbuka, dan keadilan ekonomi terwujud di seluruh pelosok nagari,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi provinsi merupakan hasil kerja kolektif seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Namun, ketimpangan antarwilayah masih menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui sinergi dan sinkronisasi program pembangunan.

Dalam arah kebijakan ekonomi ke de­pan, Gubernur menyampaikan sejumlah strategi utama untuk memperkuat fondasi pertumbuhan, di antaranya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan produktivitas sektor pertanian, penguatan ekonomi nagari agar mandiri dan produktif, peningkatan investasi yang inklusif dan berkelanjutan, pe­ngembangan ekonomi hijau dan biru yang ramah lingkungan, peningkatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, serta pemanfaatan energi baru terbarukan.

Baca Juga  Dishub Pilih Awak Angkutan Teladan

Mahyeldi menargetkan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat mencapai 7,3 persen pada periode 2026–2029, seiring dengan penguatan investasi, peningkatan daya saing daerah, dan pengembangan potensi unggulan di setiap kabupaten/kota.

“Mari jadikan Rakor ini momentum kebangkitan ekonomi Sumatera Barat. Dengan kerja keras, kolaborasi, dan semangat kebersamaan, kita mampu menjadikan Sumatera Barat sebagai kekuatan ekonomi utama di Pulau Sumatera dan bagian penting dari Indonesia Emas 2045,” tutup Gubernur Mahyeldi. (pry)