BARCELONA harus bekerja keras sebelum akhirnya memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas Girona dalam lanjutan Liga Spanyol di Stadion Olimpic Lluis Companys, Sabtu (18/10) malam waktu setempat. Gol penentu kemenangan datang dari Ronald Araujo di menit ke-93, membawa Blaugrana naik ke puncak klasemen sementara.
Laga berjalan intens sejak awal. Barcelona langsung menekan dan berhasil unggul cepat pada menit ke-13 melalui aksi Pedri. Gelandang muda Spanyol itu memanfaatkan ruang di depan kotak penalti dan melepaskan tembakan akurat ke sisi kiri gawang Girona.
Namun, keunggulan Barcelona hanya bertahan tujuh menit. Axel Witsel, mantan gelandang Atletico Madrid, membalas dengan cara spektakuler — tendangan salto memukau dari dalam kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Wojciech Szczêsny. Skor pun imbang 1-1 pada menit ke-20.
Girona tampil mengejutkan setelah gol tersebut. Mereka punya sederet peluang emas untuk berbalik unggul. Portu nyaris mencetak gol pada menit ke-24 setelah melewati dua bek Barcelona, namun tendangan kerasnya hanya mengenai tiang gawang. Lima belas menit kemudian, tendangan kaki kiri Gil juga masih melambung di atas mistar.
Di sisi lain, Barcelona tampil kurang tajam di lini depan. Absennya trio Robert Lewandowski, Raphinha, dan Ferran Torres membuat serangan mereka kehilangan efektivitas. Pelatih Hansi Flick bahkan harus memasukkan Ronald Araujo pada menit ke-82 untuk memperkuat lini belakang sekaligus menambah ancaman lewat bola mati.
Keputusan itu terbukti jitu. Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Frenkie de Jong mengirim umpan silang akurat ke kotak penalti. Araujo yang naik membantu serangan menanduk bola dengan keras ke sudut bawah gawang Girona. Gol di menit ke-93 itu disambut sorak sorai ribuan pendukung di Stadion Olimpic Lluis Companys.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Barcelona, yang kini mengoleksi 25 poin dan naik ke puncak klasemen, unggul satu angka dari Real Madrid yang baru akan bermain melawan Getafe pada Senin (20/10) dini hari. Sementara Girona terpuruk di posisi ke-19 dengan hanya enam poin dari sembilan laga.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui kemenangan ini tidak datang dengan mudah.
“Kami tidak tampil sempurna, tapi kami menunjukkan karakter juara. Memenangkan pertandingan di menit terakhir seperti ini sangat penting bagi mental tim,” ujar Flick seusai laga.
Meski demikian, Flick juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak mengulangi kesalahan serupa saat menghadapi Real Madrid di laga El Clasico akhir pekan depan.
“Kami harus lebih disiplin. Jika bermain seceroboh ini melawan Madrid, kami bisa dalam masalah besar,” tambahnya.
Barcelona kini memperpanjang rekor produktivitas mereka dengan mencetak gol dalam 46 pertandingan beruntun di semua kompetisi (total 129 gol) — catatan terbaik sepanjang sejarah klub, melampaui rekor lama yang bertahan sejak 1944.
Secara statistik, Barcelona unggul tipis atas Girona dalam expected goals (xG), yaitu 1,86 banding 1,84. Namun, keberuntungan dan ketajaman di detik-detik akhir kembali menjadi pembeda bagi sang juara bertahan.
Gol kemenangan Araujo juga menandai momen bersejarah: Barcelona kini telah mengalahkan Girona dalam tiga pertemuan beruntun untuk pertama kalinya dalam sejarah La Liga. (*/rom)






