AGAM/BUKITTINGGI

Bupati Agam Ingatkan Calon Jemaah Haji, Maknai Talbiyah sebagai Komitmen Penghambaan kepada Allah

0
×

Bupati Agam Ingatkan Calon Jemaah Haji, Maknai Talbiyah sebagai Komitmen Penghambaan kepada Allah

Sebarkan artikel ini
TAUSIYAH— Bupati Agam, Benni Warlis memberikan tausiyah di hadapan calon jemaah haji di Payakumbuh, Sabtu (18/10).

AGAM, METRO–Bupati Agam, Benni Warlis, mengingatkan para calon jemaah haji agar memahami secara mendalam makna kalimat talbiyah “Labaik Allahumma Labaik” sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Menurutnya, kalimat tersebut bukan sekadar rangkaian ucapan, melainkan pernyataan komitmen spiritual seorang hamba untuk sepenuhnya menyembah dan mengabdi kepada Allah SWT.

“Orang yang berangkat haji harus berkomitmen bahwa dia tidak mensekutukan Allah. Tidak ada kepercayaan kepada yang lain selain kepada Allah SWT,” ujar Benni Warlis dalam tausiyahnya di hadapan calon jemaah haji di Payakumbuh, Sabtu (18/10).

Baca Juga  Pleno Rekapitulasi Suara Masih Basitungkin di Tilkam

Bupati menegaskan, niat berhaji haruslah murni dan bersih dari keinginan untuk memperoleh pujian atau pengakuan dari sesama manusia. Haji, kata Benni, adalah panggilan suci yang menuntut keikhlasan total dan kesadaran penuh akan kebesaran Allah.

“Jemaah juga harus yakin bahwa segala nikmat dan karunia yang diterima semata-mata berasal dari Allah SWT,” lanjutnya.

Benni menjelaskan, jika makna talbiyah benar-benar dipahami dan diresapi, maka setiap langkah calon jemaah akan menjadi perjalanan menuju kedekatan dengan Sang Pencipta.

“Ketika talbiyah diucapkan dengan hati yang tulus, maka kita melangkah dengan pasti untuk memenuhi panggilan Allah dan menuju haji yang mabrur,” ungkapnya penuh makna.

Baca Juga  Bupati Agam-Danlantamal II Padang Bahas Program Kampung Nusantara

Lebih lanjut, Bupati berharap seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Agam dapat menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan ketenangan hati. Ia menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi sebuah perjalanan spiritual yang menguji kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan iman.

“Semoga semua jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan baik, sehingga pulang sebagai haji yang mab­rur,” tutupnya. (pry)