METRO BISNIS

Bank Indonesia Sumbar Perkuat Kedaulatan Rupiah, Seluruh Transaksi di  Mentawai Wajib Pakai Rupiah

0
×

Bank Indonesia Sumbar Perkuat Kedaulatan Rupiah, Seluruh Transaksi di  Mentawai Wajib Pakai Rupiah

Sebarkan artikel ini
KOMITMEN—Kepala Perwakilan BI Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram bersama Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana mendandatangani komitmen bersama kewajiban penggunaan rupiah di Mentawai.

MENTAWAI, METRO–Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Suma­tera Barat (KPwBI Prov Sumbar) terus mem­per­kuat komitmen dalam menjaga kedaulatan rupiah dan mendorong aktivitas eko­nomi di wila­yah kepulauan.

Hal itu ditegaskan Kepala Perwakilan BI Sumbar, Mohamad Abdul Majid Ikram dalam kegiatan pendantanganan komitmen bersama kewajiban penggunaan rupiah di Kabupa­ten Kepulauan Mentawai, Jumat (17/10).

“Peran rupiah sebagai simbol kedaulatan, persatuan, dan kebanggaan bangsa Indonesia, sangat penting. Rupiah bukan se­kadar alat transaksi, tetapi juga wujud identitas nasional yang harus dijaga bersama,” tegas Abdul Majid.

Untuk itu, kata Abdul Madji, BI mendorong ma­syarakat Mentawai agar senantiasa menggunakan Rupiah dalam setiap kegiatan ekonomi dan memanfaatkan transaksi digital melalui QRIS.

“Sejalan dengan nilai Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, BI mengajak seluruh pihak untuk memperkuat penggunaan Rupiah sebagai satu-sa­tunya alat pembayaran yang sah di seluruh NKRI,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, BI Sumbar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepulauan Mentawai me­nandatangani komitmen bersama penggunaan rupiah. Kesepakatan ini bertujuan memperkuat stabilitas ekonomi dan mengurangi risiko penggunaan mata uang asing di daerah ke­pulauan.

Ada tiga poin utama dalam komitmen itu, yakni seluruh transaksi wajib menggunakan rupiah, pe­laku usaha dilarang me­nerima mata uang asing, dan wisatawan mancanegara wajib menukarkan uangnya sebelum bertransaksi.

“Rupiah adalah lambang kedaulatan bangsa. Melalui penguatan pemahaman dan komitmen bersama ini, pihaknya ingin memastikan bahwa seluruh aktivitas ekonomi di Mentawai berjalan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai nasional,” tuturnya.

Selain memperkuat li­terasi rupiah, BI Sumbar juga menyerahkan dua unit mesin genset kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BI Sumbar kepada Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto War­dana.

Dua unit genset berkapasitas 500 KVA merek Deutz BF8M 1015 CP tersebut merupakan pengadaan tahun 2006 yang masih dalam kondisi baik. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan listrik di wilayah kepulauan.

Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana me­nyampaikan apresiasi kepada BI Sumbar dan PLN Sumbar yang turut mendukung pengoperasian gen­set tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat dalam mengatasi kendala listrik di wilayah kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur energi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga jaringan listrik, antara lain dengan tidak menanam pohon tinggi di sekitar jalur tegangan tinggi,” kata Rinto Wardana.

Rinto Wardana menuturkan, kehadiran Forkopimda, PLN, dan tokoh masyarakat dalam kegiatan tersebut memperlihatkan sinergi lintas lembaga dalam memperkuat pela­yanan publik dan pemba­ngunan daerah.

“Mari kita jadikan Mentawai bukan hanya destinasi wisata dunia, tetapi juga teladan nasional dalam menjaga Rupiah, dimana hal ini sejalan dengan semangat DAUN – Dari Nagari Untuk Negeri,” pung­kasnya. (rgr)