JAKARTA, METRO–Target tinggi diusung oleh pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora) untuk SEA Games 2025. Kontingen Indonesia ditargetkan untuk bisa mempertahankan posisi tiga besar, meski harus kehilangan 41 emas dari edisi sebelumnya.
Sudah dua edisi beruntun kontingen Indonesia berada di persaingan elite dan papan atas dalam SEA Games. Yakni pada 2021 (2022) di Hanoi, Vietnam dan 2023 di Phnom Penh, Kamboja.
Target mempertahankan posisi pun dipatok oleh pemerintah untuk tim Indonesia di SEA Games 2025. Hal itu dilatakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir.
“Ini kami mau target, tetap paling tidak kita bisa ranking tiga lagi,” kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Auditorium Wisma Kemenpora, Kamis (16/10) malam.
Pada SEA Games 2023, tim Indonesia menempati posisi ketiga dengan torehan 87 emas, 80 perak, dan 109 perunggu. Kontingen Merah Putih hanya kalah dari Vietnam (136 emas) dan Thailand (105 emas), tapi di atas tuan rumah Kamboja (81 emas).
Erick Thohir sadar misi tiga besar di SEA Games Thailand 2025 pada 9-20 Desember mendatang tidak akan mudah. Sebab tim Indonesia sudah dipastikan tak akan bisa mempertahankan 41 dari 87 emas yang diraih pada edisi sebelumnya.
Potensi kehilangan itu dikarenakan nomor-nomor pertandingan di mana tim Indonesia dapat emas di Kamboja, tak dipertandingkan dalam SEA Games 2025.
“Karena realita yang harus kita hadapi ketika kita ranking tiga di Kamboja dengan 87 emas, untuk di Thailand ini kita kehilangan 41 emas karena banyak nomor yang tidak dipertandingkan,” terang Erick.
“Dan dari hasil kami verifikasi yang nanti mungkin kita duduk bersama dengan KOI dengan juga pengurus cabor, ini baru terdeteksi 32 emas. Artinya kalau yang dulu dapat 46 ditambah 32 itu masih kurang lebih 78 emas. Kalau kita mau ranking 3 itu harus 82 sampai 90 emas,” imbuhnya.
Artinya, kata Erick, Kemenpora bersama dengan para pengurus cabor harus berjibaku mencari solusi agar tim Indonesia mendapatkan empat hingga 12 emas tambahan di SEA Games 2025.
“Kita harus menata bagaimana target-target kita yang setransparan mungkin. Kita bisa lihat memang ini kan ada nomor-nomor yang sudah diumumkan yang mungkin juga kita bisa nanti gali,” kata Erick.
“Nah artinya saya kenapa malam ini mengundang juga pengurus cabor untuk kita urun rembuk dan terbuka transparan. Karena kepercayaan yang diberikan kepada saya melalui Bapak Presiden saya tidak mau di kemudian hari menjadi catatan beliau,” jelasnya menambahkan.
Selain itu, Erick Thohir juga memastikan bahwa pemerintah bersama cabor hanya akan memberangkatkan atlet-atlet terbaik ke SEA Games 2025. Harapannya para atlet tersebut bisa dapat medali.
“Atlet yang bisa terkirim bisa 700-800 orang, nanti tergantung hasil evaluasi sama-sama. Tetapi tentu kami dari pemerintah, Bapak Presiden dan semua yang ada di sini kita harus punya komitmen yang sama. Bahwa atlet yang dikirim harus benar-benar yang memang diprioritaskan dan bisa mendapatkan medali,” ucapnya. (jpg)






