BERITA UTAMA

Kecelakaan Maut Dump Truk vs Mobil Calya, 1 Tewas, 4 Luka-luka, Jalan Kondisinya Lurus, Diduga Gegara Kelalaian Sopir

0
×

Kecelakaan Maut Dump Truk vs Mobil Calya, 1 Tewas, 4 Luka-luka, Jalan Kondisinya Lurus, Diduga Gegara Kelalaian Sopir

Sebarkan artikel ini
KECELAKAAN— Kondisi mobil Calya dan dump truk yang mengalami kecelakaan di Rimbo Panjang, Kenagarian Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan.

PESSEL  METRO–Kecelakaan maut yang mereng­gut korban jiwa kembali terjadi di Jalan Raya Padang–Bengkulu, tepatnya di Rimbo Panjang, Kenaga­rian Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (16/10) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kali ini, kecelakaan itu melibatkan mobil truk jenis dump warna kuning dengan mobil Toyota Calya. Kedua kendaraan itu bertabrakan pada bagian depan alias adu kambing. Akibatnya, satu penumpang mobil Calya bernama Ron (78) tewas di lokasi kejadian.

Sedangkan sopir kedua kendaran bersama dua penumpang lainnya me­ngalami luka-luka. Pasca­ke­celakaan, warga setem­pat langsung berbondong-bondong mendatangi lo­kasi untuk memberikan pertolongan kepada para korban dan membawanya ke puskesmas terdekat.

Sementara, arus lalu lintas juga terganggu ka­rena kedua kendaraan yang ringsek pada bagian depan, berhenti di tengah jalan. Tak berselang lama, Polisi dari Polsek Linggo Sari Baganti tiba di lokasi. Mereka melakukan olah TKP lalu mengevakuasi kedua kendaraan.

Kapolsek Linggo Sari Baganti, AKP Welly Anoftri, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa bermula saat truk Fuso yang dikemudikan oleh Dapit Dendi Gunawan melaju dari arah Air Haji menuju Balai Selasa.

“Setibanya di lokasi ke­jadian, truk tersebut ber­tabrakan dengan mobil To­yota Calya yang datang dari arah berlawanan, yak­ni dari Painan menuju Ta­pan, yang dikemudikan oleh Hermanto,” kata AKP Welly kepada wartawan.

Dijelaskan AKP Welly, akibat tabrakan tersebut, satu orang penumpang mobil Calya meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara empat korban lainnya mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke Puskesmas Air Haji.

“Korban meninggal du­nia diketahui bernama Ron (78), warga Bukit Tapus, Nagari Pondok Parian, Ke­camatan Lunang, Pesisir Selatan. Sementara korban luka antara lain Piltrawati (47), M. Nur (59), Darlaini (55), dan pengemudi truk Dapit Dendi Gunawan,” jelas AKP Welly.

Menurut AKP Welly, korban luka umumnya me­ngalami luka robek di kepa­la, bahu memar, dan nyeri dada akibat benturan. Pe­ngemudi truk juga menga­lami perih di mata karena semburan minyak rem.

“Hasil olah TKP, kondisi jalan di lokasi kejadian diketahui lurus dan kering, dengan cuaca mendung pada pagi hari. Petugas menduga kecelakaan terja­di akibat kelalaian pe­nge­mudi dan kurangnya ke­was­padaan saat melintas di jalur lintas tersebut,” ungkap AKP Wellu.

Dikatakan AKP Welly, selain korban jiwa dan luka, dua kendaraan yang terli­bat mengalami keru­sa­kan berat dan masih berada di lokasi kejadian saat proses evakuasi dila­kukan oleh petugas ke­polisian.

“Kami sudah melaku­kan olah TKP, mengaman­kan barang bukti, dan me­minta keterangan sejum­lah saksi di lapangan. Ke­dua kendaraan mengalami rusak berat sehingga eva­kuasi membutuhkan wak­tu,” pungkas AKP Welly. (rio)