PESSEL METRO–Kecelakaan maut yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di Jalan Raya Padang–Bengkulu, tepatnya di Rimbo Panjang, Kenagarian Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (16/10) sekitar pukul 08.30 WIB.
Kali ini, kecelakaan itu melibatkan mobil truk jenis dump warna kuning dengan mobil Toyota Calya. Kedua kendaraan itu bertabrakan pada bagian depan alias adu kambing. Akibatnya, satu penumpang mobil Calya bernama Ron (78) tewas di lokasi kejadian.
Sedangkan sopir kedua kendaran bersama dua penumpang lainnya mengalami luka-luka. Pascakecelakaan, warga setempat langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan kepada para korban dan membawanya ke puskesmas terdekat.
Sementara, arus lalu lintas juga terganggu karena kedua kendaraan yang ringsek pada bagian depan, berhenti di tengah jalan. Tak berselang lama, Polisi dari Polsek Linggo Sari Baganti tiba di lokasi. Mereka melakukan olah TKP lalu mengevakuasi kedua kendaraan.
Kapolsek Linggo Sari Baganti, AKP Welly Anoftri, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa bermula saat truk Fuso yang dikemudikan oleh Dapit Dendi Gunawan melaju dari arah Air Haji menuju Balai Selasa.
“Setibanya di lokasi kejadian, truk tersebut bertabrakan dengan mobil Toyota Calya yang datang dari arah berlawanan, yakni dari Painan menuju Tapan, yang dikemudikan oleh Hermanto,” kata AKP Welly kepada wartawan.
Dijelaskan AKP Welly, akibat tabrakan tersebut, satu orang penumpang mobil Calya meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara empat korban lainnya mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke Puskesmas Air Haji.
“Korban meninggal dunia diketahui bernama Ron (78), warga Bukit Tapus, Nagari Pondok Parian, Kecamatan Lunang, Pesisir Selatan. Sementara korban luka antara lain Piltrawati (47), M. Nur (59), Darlaini (55), dan pengemudi truk Dapit Dendi Gunawan,” jelas AKP Welly.
Menurut AKP Welly, korban luka umumnya mengalami luka robek di kepala, bahu memar, dan nyeri dada akibat benturan. Pengemudi truk juga mengalami perih di mata karena semburan minyak rem.
“Hasil olah TKP, kondisi jalan di lokasi kejadian diketahui lurus dan kering, dengan cuaca mendung pada pagi hari. Petugas menduga kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi dan kurangnya kewaspadaan saat melintas di jalur lintas tersebut,” ungkap AKP Wellu.
Dikatakan AKP Welly, selain korban jiwa dan luka, dua kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan berat dan masih berada di lokasi kejadian saat proses evakuasi dilakukan oleh petugas kepolisian.
“Kami sudah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi di lapangan. Kedua kendaraan mengalami rusak berat sehingga evakuasi membutuhkan waktu,” pungkas AKP Welly. (rio)






