METRO SUMBAR

Persiapkan Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Miliki Peran Ciptakan Pendidikan Usia Dini hingga Pelosok Nagari

0
×

Persiapkan Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Miliki Peran Ciptakan Pendidikan Usia Dini hingga Pelosok Nagari

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA— Bunda PAUD Kabupaten Solok Selatan Ny. Erniati Khairunas usai membuka kegiatan foto bersama.

PADANG ARO, METRO-Bunda PAUD yang memiliki tugas pokok sebagai motor penggerak terciptanya pendidikan anak usia dini (PAUD) berkualitas hingga ke pelosok nagari di Kabupaten Solok Selatan telah resmi dikukuhkan. Seluruh bunda ini kini me­mikul kewajiban di pundak­nya untuk mempersiapkan terlaksananya wajib belajar 13 tahun di kabupaten.

Bunda PAUD Kabupaten Solok Selatan Ny. Erniati Khairunas mengatakan tugas advokasi hingga ke tingkat nagari dan jorong dibutuhkan untuk menumbuhkan kesadaran masya­rakat tentang pentingnya wajib belajar sejak dini.

“Pemerintah tengah menggalakkan gerakan wajib belajar 13 tahun, dimana satu tahun sebelum SD adalah pendidikan anak usia dini yang wajib diikuti oleh setiap anak. Untuk itu, saya mengajak seluruh Bunda PAUD Kecamatan dan Nagari agar melakukan advokasi aktif hingga ke tingkat nagari dan jo­rong,” kata Erniati saat menghadiri pengukuhan Bunda PAUD di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kamis (16/10).

Baca Juga  Bantu Anak Stunting di Banuaran, Aipda Dian Wihendro Ratno Sisihkan Gaji

Menurutnya, penting untuk memberikan pemahaman kepada masya­ra­kat bahwa PAUD bukan sekadar tempat bermain, melainkan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kemandirian anak. Hal ini juga perlu dibarengi dengan peningkatan mutu layanan PAUD di tingkat nagari. Tak hanya diukur dari ketersediaan sarana dan prasarana, namun juga ketersediaan kompetensi pendidik, dukungan orang tua, dan lingkungan belajar yang menyenangkan.

“Mari kita kuatkan komitmen menuju satu nagari satu PAUD berkualitas, agar tidak ada lagi anak usia dini di Solok Selatan yang belum mendapatkan layanan pendidikan,” tegasnya.

Selain untuk mengkampanyekan wajib belajar 13 tahun ini, Bunda PAUD yang juga dijabat oleh para Ketua TP-PKK dari kabupaten hingga ke nagari dan jorong ini juga memiliki kewajiban untuk Menyusun program kerja dan melakukan koordinasi lintas sektor agar program tersebut berjalan dengan baik.

Baca Juga  Mahyeldi: Mahasiswa STAI-YDI Miliki Modal Wujudkan Sumbar Madani

Tak lupa juga untuk me­mastikan memberikan perhatian dan edukasi mengenai gizi, kesehatan, pengasuhan, dan perlindungan anak.

Erniati, yang juga merupakan Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Selatan, menegaskan bahwa dijabatnya posisi penting ini oleh para Ketua TP-PKK lantaran program kerja PAUD yang sejalan dengan program yang dilaksanakan PKK. “PKK membina keluarga dari sisi kesejahteraan dan ketahanan keluarga, maka Pokja PAUD memperkuat dari sisi pembinaan, Pendidikan dan pengasuhan anak,” tutupnya.

Selain di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, pengukuhan Bunda dan Pokja PAUD juga dilaksanakan bersamaan di empat kecamatan lainnya. Yakni Kecamatan Sungai Pagu, Kecamatan Pauh Duo, Kecamatan Sangir Balai Janggo, dan Kecamatan Sangir Batang Hari. Sedangkan untuk Kecamatan Sangir dan Kecamatan Sangir Jujuan telah dilaksanakan pada Rabu (15/10). (jef)