PAYAKUMBUH/50 KOTA

Diterjang Angin Kencang, Gonjong Balai Kota Ambruk

0
×

Diterjang Angin Kencang, Gonjong Balai Kota Ambruk

Sebarkan artikel ini
GONJONG BALAIKOTA AMBRUK— Plafon atap kantor Balai Kota Payakumbuh amblas dipicu gubah atap dihantam angin puting beliung.

PAYAKUMBUH, METRO–Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, bergerak cepat meninjau langsung lokasi kerusakan akibat angin ken­cang yang menerjang kawasan Balai Kota Payakumbuh, Rabu sore (15/10).

Hembusan angin disertai hujan deras tersebut menye­babkan gonjong bangunan utama Balai Kota terangkat, serta plafon di ruang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) ambruk.

Begitu menerima laporan, Wali Kota Zulmaeta langsung menuju lokasi bersama se­jum­lah pejabat terkait untuk memastikan penanganan cepat dilakukan. Ia juga memerintahkan tim teknis mengevakuasi peralatan penting dan mengamankan area terdampak guna menghindari risiko tambahan.

“Musibah ini datang men­dadak disertai hujan dan angin kencang. Mungkin karena bentuk gonjongnya yang tinggi, pusaran angin berputar di situ sehingga bagian atas terangkat. Begitu mendapat laporan, saya langsung ke lokasi memastikan penanganan cepat dilakukan,” kata Wako Zulmaeta di balai kota, Rabu (16/10).

Baca Juga  Karang Taruna Kota Bagikan Masker Gratis 

Ia menjelaskan, Pemko Payakumbuh segera mengevakuasi barang-barang elektronik dan mengosongkan area terdampak untuk mencegah potensi bahaya lanjutan. “Yang penting malam ini kita selamatkan dulu barang-ba­rang elektronik karena mudah rusak kalau terkena air. Besok baru kita lanjutkan dengan perbaikan,” ujarnya.

Zulmaeta memastikan pihaknya juga telah menugaskan tim teknis untuk melakukan pemeriksaan struktur dan perbaikan darurat. Ia menekankan bahwa keselamatan pegawai dan keamanan aset pemerintah menjadi prioritas utama.

Wali Kota turut bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Baca Juga  Pastikan Pemilu Berjalan Lancar, Bupati Ikuti Rakor Pemilu Serentak

“Alhamdulillah kejadiannya setelah jam enam sore, jadi pegawai sudah pulang. Kalau terjadi saat jam kerja, tentu risikonya lebih besar,” ucapnya.

Saat ini, Pemko Payakumbuh masih melakukan pendataan terhadap kerusakan dan nilai kerugian. Namun, Zulmaeta memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal dan kegiatan pemerintahan tidak terganggu.

“Kami pastikan pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Pemerintah hadir dan siap bergerak cepat menghadapi setiap situasi darurat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau ma­sya­rakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ek­strem yang dapat terjadi sewaktu-waktu di masa pancaroba ini. “Segera cari tempat aman bila terjadi hujan deras disertai angin kencang,” pungkasnya. (uus)