AGAM, METRO–Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM Dt. Tan Batuah, turun langsung meninjau SDN 19 Lurah Dalam, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, usai insiden ambruknya plafon salah satu ruang kelas yang menimpa guru, Rabu (15/10).
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang guru menjadi korban, salah satunya tertimpa material plafon yang runtuh saat proses belajar mengajar tengah berlangsung. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden itu sempat membuat panik para guru dan siswa di sekolah tersebut.
Melihat langsung kondisi bangunan yang rusak, Bupati Benni Warlis menyampaikan keprihatinan mendalam dan meminta jajaran pemerintah daerah untuk bergerak cepat menindaklanjuti kejadian itu.
“Kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang. Saya minta dinas terkait segera melakukan inspeksi total terhadap kondisi fisik sekolah, agar proses belajar mengajar berlangsung dengan aman dan nyaman,” tegas Bupati.
Bupati secara khusus menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Dinas PUPR Kabupaten Agam untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh bangunan sekolah, terutama yang sudah berusia lama atau berada di wilayah rawan lembab.
Ia menekankan pentingnya pemeliharaan rutin sarana dan prasarana pendidikan agar keamanan lingkungan belajar dapat terjaga dengan baik.
“Bangunan sekolah harus dipastikan layak pakai. Jangan menunggu rusak parah baru diperbaiki. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga keselamatan guru dan siswa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung kualitas pendidikan.
Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, komite, dan masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas pendidikan di daerah masing-masing.
“Sekolah adalah rumah kedua bagi anak-anak kita. Keamanan mereka menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambahnya. (pry)






