AGAM/BUKITTINGGI

Andre Rosiade dan Bupati Agam Sepakat Perjuangkan Pembangunan Underpass Padang Luar

0
×

Andre Rosiade dan Bupati Agam Sepakat Perjuangkan Pembangunan Underpass Padang Luar

Sebarkan artikel ini
PEMBANGUNAN UNDERPASS— Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Bupati Agam Benni Warlis, saat bertemu di Rumah Dinas Bupati Agam, Lubuk Basung, beberapa waktu lalu. Pemkab Agam diminta membuat proposal untuk pembangunan underpass di Padang Luar.

AGAM, METRO–Untuk mengatasi kemacetan parah di kawasan Pasar Padang Luar, Kabu­paten Agam, yang menjadi jalur peng­hu­bung utama dengan Kota Bukittinggi, pemerintah daerah bersama DPR RI sepakat memperjuangkan pembangu­nan underpass atau jalur bawah tanah. Proyek ini diharapkan dapat segera terealisasi mengingat kemacetan di wilayah tersebut kian hari semakin parah.

Kesepakatan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Bupati Agam Benni Warlis, saat bertemu di Rumah Dinas Bupati Agam, Lubuk Basung, Kamis (9/10).

“Masyarakat Kabupaten Agam, saya dan Bapak Bupati sudah sepakat. Insya Allah kita akan membangun underpass Padang Luar. Insya Allah ini akan mengurai kemacetan panjang di pasar sayur terbesar di Sumatera Barat, bahkan di Sumatra,” ujar Andre Rosiade, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Ke­luarga Minang (IKM).

Andre meminta Pe­me­rintah Kabupaten Agam segera menyiapkan proposal resmi untuk diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kalau proposalnya sudah siap, kami bersama Pak Bupati Benni Warlis akan langsung menemui Menteri PUPR untuk mem­perjuangkan pembangu­nan ini,” kata Andre yang sebelumnya bersama Bu­pati Agam meninjau wila­yah Kecamatan Palem­bayan dan Tanjung Raya bersama Bupati.

Sementara itu, Bupati Agam Benni Warlis me­negaskan bahwa kebutu­han akan jalur alternatif di kawasan Padang Luar su­dah sangat mendesak. Underpass akan menjadi lang­kah yang tepat untuk me­ngurai kemacetan.

“Terima kasih kepada Pak Andre Rosiade yang terus membantu pemba­ngunan di Kabupaten Agam. Pembangunan underpass ini memang sa­ngat dibutuhkan untuk mengurai kemacetan di Padang Luar,” ujar mantan Komisaris Utama Bank Na­gari itu.

Sebagai informasi, underpass merupakan tero­wongan atau jalan yang dibangun di bawah per­mukaan tanah untuk me­mungkinkan kendaraan atau pejalan kaki melintas di bawah jalan raya atau rel kereta api. Infrastruktur ini bertujuan mengurangi ke­ma­cetan dan mening­kat­kan keselamatan dengan memisahkan arus lalu lin­ tas. (*)