METRO SUMBAR

Sekda Medison Ingatkan Kepala SMP di Kabupaten Solok, Pengelolaan Keuangan Pendidikan Harus Profesional, Akuntabel Sesuai Juknis

0
×

Sekda Medison Ingatkan Kepala SMP di Kabupaten Solok, Pengelolaan Keuangan Pendidikan Harus Profesional, Akuntabel Sesuai Juknis

Sebarkan artikel ini
PENGELOLAAN KEUANGAN— Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Pengelolaan Dana BOS dan Dana Komite Sekolah bagi satuan pendidikan tingkat SMP se-Kabupaten Solok.

SOLOK, METRO–Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang baik di lingkungan pendidikan. Dana BOS dan Dana Komite merupakan instrumen penting dalam me­nunjang operasional dan kualitas layanan pendidikan.

“Maka dari itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, akuntabel, dan sesuai juknis yang ada,” ujar Medison.

Dia mengingatkan kepada seluruh Kepala Sekolah SMP se Kabupa­ten Solok, agar selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan terutama me­ngenai keuangan. Karena Kepala Sekolah memiliki wewenang penuh dalam pengambilan keputusan.

Untuk itu berkoordisasi dengan Dinas Pendidikan khususnya juga dengan Inspektorat Daerah agar terlepas dari masalah yang bisa saja timbul tanpa di­sengaja.

Melalui pelaksanaan kegiatan Bimtek ini jadikan sebagai langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Solok dalam mendukung pe­ningkatan kapasitas SDM di lingkungan sekolah.

Saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Pengelolaan Dana BOS dan Dana Komite Sekolah bagi satuan pendidikan tingkat SMP se-Kabupaten Solok, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman para Kepala Sekolah serta Ben­dahara Sekolah dalam mengelola dan mengawasi dana BOS dan dana Komite secara transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan yang berlaku.

Sementara dalam la­porannya Inspektur Dae­rah, Deri Akmal menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi dari hasil monitoring dan Audit oleh Tim Inspektorat terhadap pengelolaan dana BOS dan Komite. Atas dasar itu dirasa perlu dilakukan sosialisasi/bimtek Pengelolaan Dana Bos dan Komite sebagai bentuk pembinaan terhadap Kepala Sekolah dan Bendahara supaya dalam pelaksanaan dan pertanggungjawaban dana tersebut didasarkan pada aturan yang berlaku.

“Dengan dilaksanakannya Bimtek ini kedepannya  seluruh Kepala dan Bendahara SMP se Kabupaten Solok sudah mempunyai pemahaman yang sama dalam perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban dana BOS dan Komite sehingga jika dilakukan pemeriksaan pihak internal maupun eksternal tidak ditemukan perma­salahan/penyimpangan,” ujar Deri Akmal. (vko)